TITIKTEMU.CO - Sebuah video yang memperlihatkan pasangan suami istri bersujud di depan area Kantor Gubernur Sumatera Utara menjadi perhatian publik di media sosial.
Dalam video yang beredar, keduanya tampak memohon bantuan kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, untuk membantu biaya pengobatan anak mereka yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Medika Premiere, Medan.
Aksi tersebut viral setelah dibagikan oleh akun media sosial dan memicu simpati dari banyak warganet.
Sambil menangis, sang ibu mengungkapkan kesulitan yang dialami keluarganya karena tidak lagi memiliki kemampuan finansial untuk menanggung biaya perawatan anak yang terus membengkak.
Berdasarkan informasi yang beredar, anak pasangan tersebut tengah menjalani perawatan akibat mengalami luka tusukan dan membutuhkan penanganan medis intensif.
Biaya Perawatan Disebut Mencapai Rp147 Juta
Menanggapi viralnya video tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Kepala Dinas terkait, Faisal Hasrimy, menyatakan telah melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mencari solusi terbaik bagi keluarga pasien.
Menurut Faisal, pasien awalnya dirawat di Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Medika Premiere Medan karena memerlukan penanganan dokter spesialis bedah toraks kardiovaskular.
Ia menjelaskan bahwa rumah sakit tujuan tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sehingga seluruh biaya pengobatan harus ditanggung secara mandiri oleh keluarga pasien.
Berdasarkan estimasi awal, total biaya yang harus dibayarkan keluarga mencapai sekitar Rp147 juta. Sebelum tindakan operasi dilakukan, keluarga juga disebut telah memberikan persetujuan atas estimasi biaya tersebut.
Pemerintah Upayakan Keringanan Tagihan
Faisal mengatakan pihak Dinas Kesehatan Sumut bersama rumah sakit perujuk telah berkomunikasi dengan manajemen RS Mitra Medika Premiere guna meminta keringanan biaya bagi keluarga pasien.
Hasil komunikasi tersebut menghasilkan pengurangan tagihan dari semula sekitar Rp147 juta menjadi Rp129,574 juta.