TITIKTEMU.CO - Arus balik Lebaran 2026 diprediksi bakal menjadi momen krusial yang penuh tantangan, terutama bagi masyarakat yang kembali ke wilayah Jabodetabek.
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sudah mengingatkan bahwa ada beberapa tanggal yang berpotensi menjadi puncak kepadatan kendaraan.
Jika tidak direncanakan dengan baik, perjalanan pulang bisa berubah menjadi pengalaman melelahkan karena kemacetan panjang di berbagai ruas tol utama.
Berdasarkan data dari Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), puncak arus balik Lebaran tahun ini diperkirakan terjadi dalam tiga gelombang besar, yakni pada tanggal:
1. 24 Maret 2026
Baca Juga: GTA 6 Dipastikan Tanpa Iklan! Gamer Lega, Tapi Harga Bisa Diam-Diam Naik?
Tanggal ini diprediksi menjadi puncak utama arus balik dengan volume kendaraan mencapai lebih dari 285.000 unit.
Angka ini bahkan melampaui puncak arus mudik sebelumnya, yang menunjukkan betapa padatnya lalu lintas pada hari tersebut.
2. 28 Maret 2026
Gelombang kedua diperkirakan terjadi menjelang akhir masa libur, ketika banyak pemudik mulai kembali untuk mempersiapkan aktivitas kerja.
3. 29 Maret 2026
Hari terakhir puncak arus balik diprediksi menjadi momen penumpukan kendaraan karena berakhirnya masa libur panjang.
Melihat prediksi tersebut, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak kembali secara bersamaan pada tanggal-tanggal tersebut.
Sebagai alternatif, pemudik disarankan memanfaatkan waktu yang lebih longgar seperti tanggal 23 Maret atau periode 25–27 Maret 2026.