Gerhana jenis ini relatif aman untuk diamati langsung tanpa alat khusus, berbeda dengan gerhana matahari yang membutuhkan pelindung mata.
Baca Juga: Tata Cara Shalat Gerhana Bulan Lengkap Beserta Niat dan Waktunya
Hukum Sholat Gerhana Bulan
Mayoritas ulama atau jumhur ulama sepakat bahwa hukum sholat gerhana bulan adalah sunnah muakkad, yaitu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan.
Dasar hukum pelaksanaan sholat gerhana merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Muhammad dalam hadis sahih riwayat Sahih Bukhari dan Sahih Muslim.
Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa Matahari dan Bulan merupakan tanda kekuasaan Allah. Ketika gerhana terjadi, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan melaksanakan sholat hingga gerhana berakhir.
Baca Juga: Blood Moon 7–8 September 2025, Ini Lokasi dan Link Streaming Nonton Gerhana Bulan Total
Bacaan Niat Sholat Gerhana Bulan
Sebelum melaksanakan sholat gerhana bulan, umat Islam terlebih dahulu membaca niat. Berikut bacaan niatnya:
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ لِخُسُوفِ الْقَمَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnata li khusufil qamari rak‘ataini lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Aku niat sholat sunnah gerhana bulan dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Sholat Gerhana Bulan
Sholat gerhana bulan dilaksanakan sebanyak dua rakaat dan dapat dilakukan secara berjamaah maupun sendiri. Berikut langkah-langkah pelaksanaannya:
Membaca niat sholat gerhana bulan.
Takbiratul ihram seperti sholat pada umumnya.
Membaca doa iftitah.
Membaca taawudz dan surah Al-Fatihah.
Dilanjutkan dengan membaca surah Al-Qur’an yang cukup panjang.
Rukuk dengan durasi lebih lama dari biasanya.
Iktidal.
Sujud dengan waktu yang cukup panjang.
Duduk di antara dua sujud.
Sujud kedua.
Berdiri kembali untuk rakaat kedua dengan gerakan yang sama namun bacaan lebih singkat.
Mengakhiri sholat dengan salam.
Setelah sholat selesai, biasanya dilanjutkan dengan khutbah atau tausiyah oleh imam.
Baca Juga: Apa Itu Gerhana Bulan Penumbra yang Akan Terjadi pada 25 Maret? Cek Jadwal dan Lokasinya
Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026
Menurut data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gerhana bulan total pada 3 Maret 2026 berlangsung selama lebih dari lima jam. Berikut jadwal lengkapnya di Indonesia:
Gerhana mulai (penumbra): 15.42 WIB
Gerhana sebagian dimulai: 16.49 WIB
Gerhana total dimulai: 18.03 WIB
Puncak gerhana: 18.33 WIB
Gerhana total berakhir: 19.03 WIB
Gerhana sebagian berakhir: 20.17 WIB
Gerhana selesai: 21.24 WIB