Berdasarkan keterangan sementara, truk bernomor polisi H 8894 OA tersebut melaju dari arah Salatiga menuju Magelang melalui jalur Pakis.
Di kilometer 15, jalan diketahui memiliki kontur menurun dan berliku tajam.
Menurut Fitria, tidak ditemukan bekas pengereman di lokasi kejadian.
Hal ini memperkuat dugaan bahwa sistem rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik atau sopir tidak sempat melakukan pengereman.
“Diduga sopir tidak mengenal medan jalan, karena jalur di KM 15 ini berliku dan menurun,” jelasnya.
Saat kehilangan kendali, truk sempat oleng ke sisi kanan sebelum akhirnya menghantam tiga rumah warga secara beruntun.
Salah satu rumah mengalami kerusakan paling parah, dengan tembok bagian depan jebol akibat benturan keras kendaraan bermuatan berat tersebut.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1175: Gear 5 Luffy Menggila, Loki Bangkit sebagai Nidhogg dan Imu Turun Tangan!
Kerusakan dan Trauma Warga
Meski tidak ada laporan korban jiwa dari pihak warga, kerugian material diperkirakan cukup besar.
Beberapa bagian rumah rusak berat, termasuk dinding, pagar, dan perabotan yang hancur tertabrak.
Warga sekitar mengaku terkejut dengan suara dentuman keras yang membangunkan mereka dari tidur.
Sebagian bahkan langsung berhamburan keluar rumah untuk memastikan kondisi keluarga dan tetangga.
Insiden ini menjadi pengingat penting tentang risiko kendaraan berat yang melintas di jalur rawan kecelakaan.
Faktor teknis seperti kondisi rem serta pemahaman sopir terhadap karakter jalan menjadi aspek krusial dalam keselamatan berkendara.
Proses Penyelidikan Berlanjut