Yang paling penting, niatkan semua aktivitas sebagai ibadah.
Bekerja dengan jujur, belajar dengan sungguh-sungguh, bahkan menyiapkan buka puasa untuk keluarga bisa bernilai pahala jika diniatkan karena Allah.
Recharge iman di tengah Ramadan bukan sesuatu yang rumit.
Ia dimulai dari kesadaran bahwa bulan ini adalah kesempatan yang mungkin tidak datang dua kali.
Baca Juga: Menjelang Magrib, Kirim Pesan Ini: Ucapan Berbuka Puasa Romantis dan Islami yang Bikin Hati Meleleh
Karena kita tidak pernah tahu, apakah Ramadan tahun depan masih bisa kita temui.
Jadi, jangan biarkan Ramadan berlalu begitu saja. Jadikan ia sebagai titik balik—dari lelah menjadi lillah, dari rutinitas menjadi refleksi, dari sekadar puasa menjadi perjalanan pulang menuju takwa.***