Doa Puasa Hari ke-5 Ramadhan
Memasuki hari kelima Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk terus memperkuat kualitas ibadah. Salah satu amalan yang dapat dibaca adalah doa puasa hari ke-5 berikut ini:
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُسْتَغْفِرِيْنَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ الْقَانِتِيْنَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنْ أَوْلِيَائِكَ الْمُقَرَّبِيْنَ بِرَأْفَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Latin:
Allâhummaj’alnî fîhi minal mustaghfirîn, waj’alnî fîhi min ‘ibâdikash shâlihînal qânitîn, waj’alnî fîhi min awliyâikal muqarrabîn, bira’fatika yâ Arhamar râhimîn.
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini termasuk orang-orang yang memohon ampun, jadikanlah aku termasuk hamba-hamba-Mu yang saleh dan taat, serta jadikanlah aku termasuk kekasih-kekasih-Mu yang dekat dengan-Mu, dengan kasih sayang-Mu wahai Dzat Yang Maha Pengasih.”
Doa ini sarat makna, ada tiga permohonan besar di dalamnya: menjadi ahli istighfar, menjadi hamba saleh yang taat, dan menjadi bagian dari orang-orang yang dekat dengan Allah.
Tiga level spiritual ini menunjukkan perjalanan seorang Muslim dari sekadar memohon ampun hingga meraih kedekatan ilahi.
Nuzulul Qur’an dan Tiga Teori Turunnya Wahyu
Ramadhan juga identik dengan peristiwa turunnya Al-Qur’an.
Dalam Surah Al-Qadr ayat 1-5, Allah menegaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan, malam penuh kesejahteraan hingga terbit fajar.
Para ulama menjelaskan proses turunnya Al-Qur’an melalui tiga teori.
Pertama, Al-Qur’an diturunkan secara utuh ke langit dunia, lalu disampaikan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW selama sekitar 20–25 tahun. Kedua, Al-Qur’an diturunkan selama 20 malam Lailatul Qadar dalam kurun 20 tahun.
Ketiga, wahyu pertama turun pada malam Lailatul Qadar dan selanjutnya disampaikan secara berangsur sesuai kebutuhan.
Semua penjelasan tersebut menegaskan bahwa Ramadhan adalah bulan wahyu, bulan cahaya, dan bulan transformasi.
Maka membaca doa puasa hari ke-5 bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari perjalanan spiritual untuk menjadi hamba yang lebih dekat, lebih taat, dan lebih dicintai Allah SWT***