Kejadian ini baru terungkap setelah orang tua korban melapor karena anaknya tidak kunjung pulang.
Baca Juga: KKP Pastikan Stok dan Harga Ikan Stabil Selama Ramadan hingga Lebaran 2026, Produksi Budidaya Naik
Secara terpisah, Kepala TWA Kawah Ijen, Rusdi Santoso, menjelaskan bahwa rombongan sempat beristirahat bersama sebelum korban menghilang. Dari lima pendaki, dua orang berjalan bersama korban, sementara tiga lainnya menggunakan jasa troli.
Seorang pemandu yang ikut mendaki disebut bukan pendamping resmi, melainkan hanya berjalan bersama karena saling mengenal.
Operasi pencarian yang melibatkan 41 personel gabungan dari unsur SAR, TNI-Polri, BPBD, KSDA, relawan, dan warga tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat.***