Bangunkan aku dari kelalaian seperti orang-orang yang sadar akan waktunya.
Ampunilah dosa-dosaku, wahai Tuhan semesta alam.
Maafkanlah segala kesalahanku, wahai Zat yang Maha Pengampun atas hamba-hamba-Nya yang memohon ampunan."
Makna doa ini begitu dalam karena mencakup permintaan agar kita tidak hanya berpuasa secara fisik, tetapi juga terjaga dari kelalaian, diampuni dosa, serta diberi kekuatan untuk menghidupkan malam dengan ibadah.
Sahur: Energi Fisik dan Spiritual
Agar puasa tetap kuat dan penuh keberkahan, jangan pernah melewatkan sahur. Rasulullah SAW bersabda, “Makan sahurlah kalian, karena pada makan sahur itu terdapat keberkahan.” (HR Muslim).
Sahur bukan hanya asupan energi untuk tubuh, tetapi juga sumber keberkahan yang membuat puasa terasa lebih ringan. Bahkan dengan segelas air dan sebutir kurma, sahur tetap bernilai ibadah jika diniatkan karena Allah.
Baca Juga: Awal Puasa Ramadhan 2026 Beda, Bagaimana dengan Idul Fitri?
Keutamaan Puasa Ramadhan yang Luar Biasa
Puasa Ramadhan memiliki keutamaan yang tak tertandingi. Dalam hadis qudsi disebutkan, “Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.” (HR Bukhari dan Muslim).
Artinya, pahala puasa begitu istimewa hingga hanya Allah yang mengetahui besarnya ganjaran tersebut.
Selain itu, orang yang berpuasa mendapat kehormatan masuk surga melalui pintu Ar-Rayyan, pintu khusus yang hanya diperuntukkan bagi mereka.
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya di surga terdapat sebuah pintu yang disebut Ar-Rayyan, yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.” (HR Bukhari dan Muslim).
Lebih dari itu, puasa juga menjadi jalan pengampunan dosa.
“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim).