nasional

5 Bandara Rawan Penyerangan di Papua, 11 Bandara Ditutup Sementara Usai Insiden Smart Air

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:05 WIB
Ilustrasi Foto. 5 bandara Papua berstatus rawan penyerangan, 11 bandara ditutup sementara usai insiden penembakan pesawat Smart Air.

Koordinasi intensif dilakukan bersama Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta aparat penegak hukum guna mendalami dan menginvestigasi insiden sesuai ketentuan perundang-undangan penerbangan.

Baca Juga: Tembok Pembatas Rumah Warga Roboh Timpa SMPN 182 Jakarta, Tidak Ada Korban Jiwa

Ke depan, Kementerian Perhubungan juga akan memperkuat dasar hukum penghentian sementara operasional bandara apabila kondisi keamanan tidak terpenuhi. Termasuk mendorong adanya Surat Keputusan Bersama (SKB) antara pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk memperkuat layanan angkutan udara perintis.

Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Pemerintah menegaskan bahwa aspek keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama. Ditjen Hubud berkomitmen meningkatkan koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta aparat keamanan agar layanan penerbangan perintis tetap berjalan dengan prinsip safety first.

Di akhir pernyataannya, Lukman menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya pilot dan kopilot PK-SNR saat menjalankan tugas, seraya menyebut keduanya sebagai pahlawan transportasi udara Indonesia.***

Halaman:

Tags

Terkini