nasional

Viral Perahu Pembawa Sound Horeg Tenggelam di Sidoarjo Saat Tradisi Nyadran, Perangkat 1 Ton Ikut Masuk Sungai

Selasa, 10 Februari 2026 | 09:41 WIB
Menyoroti insiden viral yang memperlihatkan sound horeg di Sidoarjo tercebur ke sungai. (Instagram.com/@undercover.id)

TITIKTEMU.CO - Insiden perahu tenggelam saat mengangkut peserta sound horeg di Sidoarjo, Jawa Timur, mendadak ramai diperbincangkan warganet. Peristiwa tersebut terjadi di tengah rangkaian tradisi Nyadran yang digelar warga Desa Balongdowo, Kecamatan Candi.

Informasi awal diketahui dari unggahan akun Instagram @undercover.id pada Senin (9/2/2026). Dalam unggahan itu disebutkan, dua perahu digunakan untuk membawa perangkat sound system berdaya besar sekaligus mengangkut lebih dari 10 orang.

Namun, salah satu perahu diduga tak mampu menopang beban berat yang mencapai sekitar satu ton, sehingga akhirnya terbalik dan tenggelam di sungai.

Baca Juga: Viral Perjuangan Pelajar Lampung Tengah Berangkat Sekolah Terjang Banjir, Lewati Jembatan Kayu Nyaris Ambruk

Tak Ada Korban Jiwa, Perangkat Sound Ikut Tenggelam

Berdasarkan laporan di lokasi kejadian, insiden berlangsung di bantaran Sungai Balongdowo. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Meski demikian, seluruh perangkat sound system, lighting, hingga genset yang diperkirakan berbobot satu ton ikut tercebur ke sungai bersama para penumpang.

Petugas bersama warga setempat segera melakukan evakuasi menggunakan perahu karet, sehingga seluruh penumpang berhasil diselamatkan.

Kronologi Perahu Sound Horeg Terbalik

Sebagai informasi, Nyadran merupakan tradisi tahunan warga Balongdowo yang rutin digelar menjelang bulan suci Ramadan. Dalam tradisi tersebut, warga menyusuri sungai menggunakan perahu sambil membawa sound horeg dan menari di atasnya.

Baca Juga: Kisah Pilu Penyintas Banjir Aceh Tamiang: Bertahan 12 Hari di Rooftop Rumah Saat Air Terus Meninggi

Kasat Polairud Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat itu, warga tengah menyatukan perangkat sound horeg berukuran besar di atas dua perahu, lengkap dengan speaker dan mesin genset.

Perahu Miring Akibat Getaran dan Beban Berlebih

Halaman:

Tags

Terkini