nasional

Dari Kampus Itera ke Panggung Dunia: Natasya Buktikan Riset Bisa Jadi Suara yang Didengar Global

Kamis, 29 Januari 2026 | 20:55 WIB
Alumni Itera Natasya juara dunia YPWLC 2025 (itera.ac.id)

TITIKTEMU.CO - Kadang, prestasi terbesar lahir bukan dari sorotan, tapi dari konsistensi yang sunyi. Itulah yang ditunjukkan Natasya Salsabila, alumni Institut Teknologi Sumatera (Itera), yang berhasil meraih juara pertama Young Persons’ World Lecture Competition (YPWLC) 2025—kompetisi riset internasional bergengsi yang diselenggarakan Institute of Materials, Minerals & Mining (IOM3) dari Inggris.

Ajang ini bukan kompetisi presentasi biasa. Para peserta ditantang menyampaikan riset material yang kompleks, namun harus bisa dipahami oleh audiens non-ahli. Di babak final, Natasya sukses mengungguli tiga finalis lainnya dari Inggris, Tiongkok, dan Hong Kong.

Proses seleksinya pun terkenal ketat karena setiap peserta membawa nama institusi, bahkan negaranya masing-masing.

Baca Juga: Quiet Luxury Lifestyle: Tren Hidup Mewah yang Nggak Pamer, Tapi Elegan

Alumni Teknik Elektro Itera yang Kini Menempuh Doktor di Malaysia

Natasya adalah lulusan Teknik Elektro Itera angkatan 2019 dan menyelesaikan studinya pada Januari 2023.

Saat ini, ia sedang menjalani pendidikan doktor berbasis riset di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).

Perjalanannya menunjukkan bahwa latar belakang teknik elektro bisa bersinggungan erat dengan riset material, terutama ketika berbicara soal teknologi transistor dan perangkat elektronik masa depan.

Baca Juga: Ketika Membela Istri Malah Jadi Tersangka: Kisah Hogi Minaya yang Akhirnya Dapat Keadilan

Berawal dari Seleksi Internal, Lalu Melaju Sampai Level Internasional

Kemenangan Natasya di tingkat dunia tidak terjadi dalam semalam.

Ia memulainya dari seleksi internal yang dibuka Fakultas Teknik Mesin dan Manufaktur UTHM pada Agustus 2025.

Setelah lolos, Natasya mewakili kampusnya di seleksi nasional Malaysia yang digelar Institute of Materials Malaysia (IMM) bersama Curtin University pada September 2025.

Kompetisi nasional itu diikuti 13 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Malaysia, dan Natasya kembali berhasil lolos untuk melangkah ke level internasional.

Halaman:

Tags

Terkini