nasional

Es Gabus Viral Disebut dari Spons, Polisi Pastikan Aman Dikonsumsi dan Pedagang Terima Bantuan

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:07 WIB
Menyoroti viralnya pedagang es jadul yang dituding menggunakan bahan spons, kini justru mendapatkan berbagai bantuan dari pemerintah setempat. (Instagram.com/@pembasmii.kehaluan)

“Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat atas kegaduhan yang muncul akibat video yang sempat beredar luas,” ujar Ikhwan.

Ia menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas laporan warga yang khawatir terhadap dugaan peredaran makanan tidak layak konsumsi.

Baca Juga: Sungai Bekas Banjir di Bener Meriah Disulap Jadi Wisata Dadakan, Warga Ramai Berkunjung

“Niat kami semata-mata untuk mengedukasi dan melindungi masyarakat agar tidak ada konsumen yang dirugikan,” jelasnya.

Meski demikian, Ikhwan mengakui bahwa dirinya terlalu cepat mengambil kesimpulan tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari pihak berwenang, termasuk Laboratorium Forensik Polri.

“Atas kekeliruan ini, kami memohon maaf sedalam-dalamnya, khususnya kepada Bapak Sudrajat yang terdampak langsung,” tegasnya.

Hasil Pemeriksaan: Es Gabus Dipastikan Tidak Berbahaya

Dalam pernyataan terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menegaskan bahwa es gabus milik Sudrajat tidak terbukti mengandung zat berbahaya.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-53 PDIP dan Ultah Megawati ke-79, DPC PDIP Banyuwangi Gelar Sedekah Alam

“Tim Dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya menunjukkan produk tersebut aman dikonsumsi,” ujar Roby pada Minggu (25/1/2026).

Pemeriksaan dilakukan oleh Tim Keamanan Pangan Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Polda Metro Jaya, dengan mengambil sampel es gabus, es kue, agar-agar, hingga cokelat meses.

Langkah ini diambil menyusul laporan masyarakat pada Sabtu (24/1/2026) yang menduga makanan tersebut dibuat dari bahan berbahaya seperti busa kasur atau spons cuci.***

Halaman:

Tags

Terkini