Soal Jebakan, Purbaya Tetap Waspada
Meski percaya diri dengan integritasnya, Purbaya tak sepenuhnya menutup kemungkinan adanya upaya jebakan. Namun ia menilai hal itu sulit terjadi tanpa dasar kasus yang kuat.
“Mungkin saja ada skenario taruh uang tiba-tiba, tapi pasti harus ada latar belakang kasusnya,” ucapnya.
Klaim Noel soal ‘Di-Noel-kan’
Sebelumnya, Noel mengklaim memiliki informasi tingkat tinggi atau “A1” bahwa Purbaya akan dijebak seperti dirinya. Istilah “di-Noel-kan” merujuk pada penangkapan Noel dalam kasus korupsi yang menurutnya sarat rekayasa.
Noel bahkan menyebut bahwa siapa pun yang mengganggu “pesta para bandit” akan diserang balik oleh “anjing liar”, meski ia tidak menjelaskan secara detail siapa yang dimaksud.
Baca Juga: Simulasi Cicilan dan Skema iPhone 17 Tanpa Kartu Kredit, Chekidot!
Kasus Noel dan Sikap KPK
Dalam perkara yang menjeratnya, Noel didakwa melakukan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi K3 dengan nilai mencapai Rp6,5 miliar. Ia disebut menerima uang tunai, gratifikasi miliaran rupiah, hingga sebuah motor gede Ducati Scrambler.
Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum merespons langsung klaim Noel soal Purbaya. Namun, KPK menegaskan bahwa penyalahgunaan kewenangan masih menjadi tantangan besar dalam tata kelola pemerintahan.
Ia menilai, pejabat yang menerima uang di luar jalur resmi justru akan kehilangan ruang gerak karena mudah disandera secara hukum.
“Begitu terima uang, posisi kita jadi rawan. Mau mutasi orang enggak bisa, mau tegas juga enggak bisa,” ujarnya.
Baca Juga: Simulasi Cicilan dan Skema iPhone 17 Tanpa Kartu Kredit, Chekidot!
Soal Jebakan, Purbaya Tetap Waspada
Meski percaya diri dengan integritasnya, Purbaya tak sepenuhnya menutup kemungkinan adanya upaya jebakan. Namun ia menilai hal itu sulit terjadi tanpa dasar kasus yang kuat.
“Mungkin saja ada skenario taruh uang tiba-tiba, tapi pasti harus ada latar belakang kasusnya,” ucapnya.