nasional

Pramono Anung: Banjir Jakarta Sudah Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:38 WIB
Gubernur Pramono Anung memastikan banjir Jakarta telah surut. Aktivitas warga dan lalu lintas kembali normal.

TITIKTEMU.CO - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kondisi banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah di Ibu Kota kini berangsur surut. Ia menyebut, seluruh titik banjir di Jakarta sudah tertangani dengan baik.

“Alhamdulillah hari ini semua lokasi sudah surut. Bahkan ketika wilayah sekitar Jakarta masih tergenang, Jakarta sendiri sudah surut sepenuhnya,” ujar Pramono saat menghadiri acara pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Ancol–JIS di Jakarta Utara, Minggu (25/1/2026).

Genangan Tersisa Tak Ganggu Aktivitas

Pramono menjelaskan, genangan air memang masih ditemukan di Jakarta Timur, khususnya di kawasan Kampung Melayu, Bidara Cina, dan Cawang. Namun, menurutnya kondisi tersebut hanya berupa genangan kecil dan tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

Baca Juga: Gempa M4,6 Guncang Gunungkidul, BMKG Tegaskan Tidak Berpotensi Tsunami

“Jakarta Barat yang sebelumnya paling terdampak kini sudah surut. Di Jakarta Timur hanya tersisa genangan ringan dan tidak menghambat transportasi maupun kegiatan warga,” jelasnya.

Akses Jalan Normal, Pengungsi Kembali ke Rumah

Ia juga memastikan seluruh akses jalan yang sempat terganggu akibat banjir kini telah kembali dapat dilalui secara normal. Selain itu, warga yang sebelumnya mengungsi juga telah kembali ke kediaman masing-masing.

“Semua jalan sudah normal. Pengungsi juga hampir tidak ada, termasuk di Rawabuaya yang sebelumnya menjadi lokasi pengungsian terbesar,” tambah Pramono.

Baca Juga: Banjir Jakarta 2026: Lebih dari 1.600 Warga Mengungsi, Puluhan Kelurahan Terdampak

Pemprov DKI Tetap Siaga Hadapi Hujan

Meski kondisi sudah membaik, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap mengantisipasi potensi hujan lebat dengan melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Program tersebut akan terus dilakukan hingga 27 Januari 2026.

“Saya tetap minta agar modifikasi cuaca disiagakan sampai tanggal 27 Januari,” pungkasnya.***

Tags

Terkini