TITIKTEMU.CO – Bulan Rajab dan Syaban memiliki makna penting bagi umat Islam karena merupakan rangkaian persiapan menuju bulan Ramadhan.
Rajab dikenal sebagai salah satu bulan haram yang dimuliakan, sementara Syaban menjadi fase pemanasan ibadah sebelum bulan puasa tiba.
Mengetahui kapan hari terakhir Rajab dan kapan puasa sunnah Syaban dimulai menjadi hal penting agar ibadah bisa direncanakan dengan lebih matang.
Baca Juga: Amalan Bulan Rajab: Sedekah Subuh dengan Banyak Keistimewaan, Begini Caranya Menurut Syekh Ali Jaber
Rajab, Bulan Mulia dalam Kalender Islam
Rajab merupakan bulan ketujuh dalam kalender Hijriah dan termasuk satu dari empat bulan haram bersama Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram.
Pada bulan-bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk lebih menjaga diri dari perbuatan dosa dan memperbanyak amal saleh.
Keistimewaan Rajab juga berkaitan erat dengan peristiwa Isra Mikraj, yaitu perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang menjadi momentum turunnya perintah salat lima waktu.
Peristiwa ini diperingati setiap tanggal 27 Rajab dan menjadi pengingat pentingnya menjaga kualitas ibadah harian.
Berdasarkan penanggalan Hijriah 1447 H, awal bulan Rajab jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025. Dengan jumlah 30 hari, maka akhir bulan Rajab atau 30 Rajab 1447 H adalah Senin, 19 Januari 2026.
Denganm demikian, tanggal ini menjadi penutup bulan Rajab sekaligus pintu menuju bulan Syaban.
Baca Juga: Penuh Keutamaan! Ini 7 Amalan Malam 1 Rajab 1447 H Sesuai Sunnah, Bisa Diamalkan Sejak Bakda Maghrib
Memasuki Syaban, Ramadhan Makin Dekat
Setelah Rajab berakhir, umat Islam akan memasuki bulan Syaban, bulan kedelapan dalam kalender Hijriah. Syaban sering disebut sebagai bulan persiapan.