TITIKTEMU.CO - Yogyakarta menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kota ini menjadi tujuan untuk berwisata, pulang kampung, hingga melakukan perjalanan keluarga. Lonjakan mobilitas penumpang pun terjadi, terutama moda transportasi kereta api.
PT KAI mencatat peningkatan signifikan volume penumpang selama periode Nataru di wilayah Yogyakarta. Data ini menegaskan Yogyakarta sebagai simpul perjalanan jarak jauh, regional, maupun perkotaan.
Baca Juga: Libur Nataru 2025/2026, Whoosh Tambah Jadwal dan Kursi untuk Antisipasi Lonjakan Penumpang
Lonjakan Jumlah Penumpang
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan rata-rata volume pelanggan harian selama Nataru menunjukkan angka yang cukup tinggi di berbagai layanan.
Untuk kereta api jarak jauh, KAI melayani rata-rata 10.664 pelanggan per hari. Sementara itu, kereta bandara menuju dan dari Yogyakarta International Airport (YIA) sekitar 9.846 pelanggan per hari.
Tak hanya itu, Commuter Line Yogyakarta mencatat lonjakan dengan rata-rata 27.939 pelanggan per hari. Sedangkan KA Prameks, yang melayani rute regional Yogyakarta–Solo, melayani sekitar 3.101 pelanggan per hari.
Angka-angka tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi kereta api selama libur akhir tahun.
“Data ini menunjukkan bahwa Stasiun Yogyakarta berperan sangat strategis sebagai simpul mobilitas selama masa Nataru, baik untuk perjalanan jarak jauh, regional, maupun perkotaan,” ujar Anne dilansir dari Antara.
Baca Juga: Cek Jadwal Libur Panjang Nataru 2025/2026, Buruan Rencanakan Liburanmu
Konektivitas Antarmoda
Dia menambahkan keunggulan Yogyakarta terletak pada konektivitas antarmoda yang terintegrasi dengan baik.
Kereta api jarak jauh, Commuter Line Yogyakarta, KA Prameks, hingga kereta bandara yang menghubungkan langsung ke YIA saling terhubung dan memudahkan perpindahan penumpang.