Rasulullah SAW mengajarkan umatnya berdoa agar diberkahi usia hingga Ramadan. Doa yang populer dibaca adalah:
Allahumma baarik lanaa fii Rajaba wa Sya’bana wa ballighnaa Ramadhaan
2. Memperbanyak istighfar dan tobat
Rajab kerap disebut sebagai bulan tobat. Ini waktu yang tepat untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang lalu, terutama dengan memperbanyak istighfar di pagi dan sore hari.
3. Menjalankan puasa sunnah Rajab
Puasa di bulan Rajab memang tidak diwajibkan, namun memiliki keutamaan besar. Puasa Senin-Kamis atau Ayyamul Bidh dapat menjadi pilihan untuk menghidupkan amalan ini.
4. Memperbanyak dzikir dan tasbih
Bagi yang berhalangan berpuasa, memperbanyak dzikir seperti tasbih, tahmid, dan tahlil menjadi alternatif ibadah yang ringan namun bernilai tinggi.
5. Menghidupkan salat sunnah
Rajab adalah waktu yang baik untuk membiasakan diri melaksanakan salat sunnah seperti tahajud, hajat, dan rawatib sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.
6. Bersedekah dengan ikhlas
Sedekah di bulan haram memiliki nilai pahala yang berlipat. Tidak harus besar, yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensinya.
7. Merenungi makna Isra Miraj
Momentum Rajab bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas salat. Bukan hanya menggugurkan kewajiban, tetapi menghadirkan kekhusyukan dan kesadaran penuh saat beribadah.***