TITIKTEMU.CO - Ramainya keluhan dari pengendara yang mengaku kendaraannya bermasalah usai mengisi Pertalite membuat Ditjen Migas Kementerian ESDM dan Lemigas tak tinggal diam.
Alih-alih hanya memberi pernyataan di atas kertas, mereka langsung “turun gunung” meninjau SPBU-SPBU di wilayah Gresik dan Surabaya, Jawa Timur.
Direktur Jenderal Migas, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah untuk menjaga pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Kami ingin memastikan langkah mitigasi berjalan, termasuk sistem penanganan keluhan konsumen di SPBU,” jelasnya, Kamis (30/10/2025).
Uji Lapangan: Pertalite Masih Sesuai Standar
Dalam kunjungan tersebut, tim Lemigas melakukan berbagai pengujian kualitas, seperti uji pasta air hingga uji visual terhadap sampel Pertalite di dua SPBU.
Hasilnya? Semua sampel dinyatakan bebas dari kandungan air dan sesuai standar mutu nasional.
Laode menambahkan bahwa prosedur pengecekan semacam ini memang rutin dilakukan sebelum SPBU beroperasi.
Artinya, pengawasan kualitas bukan hal dadakan, melainkan sudah jadi bagian dari SOP Pertamina dan ESDM.
Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem: 8 Provinsi Terancam Hujan Lebat Akibat Bibit Siklon Tropis 98W
Pertamina Tak Lari dari Tanggung Jawab
Di sisi lain, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan investigasi internal untuk menelusuri laporan konsumen.
“Kami langsung turun tangan, menelusuri jalur distribusi, dan menyiagakan posko layanan di area terdampak,” tegasnya.
Pertamina bahkan telah melakukan pengujian laboratorium terhadap stok Pertalite dari Terminal BBM Tuban dan Surabaya, yang hasilnya juga menunjukkan mutu masih sesuai standar nasional.