nasional

Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Akurasi Data Keuangan dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Jumat, 31 Oktober 2025 | 17:35 WIB
Menkeu Purbaya beri respons soal data Kemenkeu yang berbeda dari data daerah. (Tangkapan layar YouTube Kementerian Keuangan))

TITIKTEMU.CO - Menjawab Kritik, Menkeu Purbaya Tegaskan Data Kemenkeu Akurat

Di tengah dinamika hubungan antara pusat dan daerah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi kritik yang sempat dilayangkan sejumlah kepala daerah terkait keakuratan data anggaran milik Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Dalam pidatonya pada peringatan Hari Pemuda ke-97 dan Hari Oeang ke-79, Purbaya menegaskan bahwa Kemenkeu selalu berpegang pada data resmi yang telah diverifikasi berulang kali.

“Data adalah hal paling penting. Ketika bicara soal dana daerah, banyak yang protes soal data tidak akurat. Tapi kami hanya menggunakan data resmi yang dicek berkali-kali,” ujarnya dalam video yang diunggah melalui kanal YouTube Kemenkeu, Jumat (31/10/2025).

Ia menambahkan bahwa proses pengecekan data dilakukan secara ketat oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan di bawah pimpinan Askolani, untuk menjaga kredibilitas pengelolaan keuangan negara.

“Saya minta seluruh jajaran Kemenkeu ke depan juga selalu melakukan hal yang sama: cek dan double cek,” tegasnya.

Baca Juga: Hujan Mikroplastik: 18 Kota Indonesia Tercemar, Jakpus Paling Parah

Turun Langsung Pantau Penyerapan APBN

Meski baru dua bulan menjabat, Purbaya menunjukkan komitmen serius dalam memastikan dana publik digunakan dengan maksimal.

Ia kerap turun langsung ke berbagai kementerian untuk memantau penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Ketika saya datang ke kementerian, bukan untuk mengganggu kebijakan mereka. Saya hanya ingin memastikan uang negara benar-benar bekerja untuk rakyat,” ujarnya.

Bagi Purbaya, setiap rupiah dalam APBN bukan sekadar angka, tetapi amanah besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menekankan bahwa penyerapan anggaran yang efisien adalah kunci agar kebijakan fiskal dapat memberikan dampak nyata bagi ekonomi nasional.

Mimpi 8 Persen: Bukan Angka di Langit

Halaman:

Tags

Terkini