nasional

5.000 Chef Profesional Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis, BGN Gandeng ICA untuk Tingkatkan Kualitas Dapur SPPG

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 07:27 WIB
BGN berencana menggandeng 5.000 chef untuk memperkuat program MBG. (indonesia.go.id)

TITIKTEMU.CO - Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui berbagai kolaborasi strategis. Kali ini, Badan Gizi Nasional (BGN) menggandeng 5.000 chef profesional dari Indonesian Chef Association (ICA) untuk terjun langsung mendampingi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

Para chef tersebut akan bertugas untuk melatih, membimbing, dan memastikan tata cara pengolahan makanan dilakukan secara higienis, bergizi, dan profesional. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan resmi antara BGN dan ICA pada Rabu, 8 Oktober 2025.

Pelatihan Langsung untuk Tingkatkan Standar Gizi dan Keamanan Pangan

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebutkan bahwa kolaborasi ini adalah langkah penting untuk memastikan kualitas makanan yang disajikan dalam program MBG benar-benar terjamin, baik dari sisi nilai gizi maupun keamanan pangan.

Baca Juga: Kasus Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Naik ke Tahap Penyidikan, 17 Saksi Sudah Dipanggil Polisi

“Para chef profesional ini akan mulai diterjunkan ke berbagai wilayah Indonesia pada Senin, 13 Oktober mendatang,” ujar Dadan dalam keterangan resmi, Jumat (10/10/2025).

Ia menegaskan, tujuan utama kerja sama ini adalah agar setiap anak penerima manfaat MBG tidak hanya mendapat makanan bergizi, tetapi juga dimasak dengan cara yang aman, higienis, dan sesuai standar gizi nasional.

ICA Berikan Dukungan Penuh bagi Program Prioritas Nasional

Ketua Umum ICA, Chef Susanto, mengapresiasi langkah BGN yang telah membentuk 10.765 SPPG operasional di seluruh Indonesia per 7 Oktober 2025.
Menurutnya, ICA siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program MBG yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“ICA berkomitmen mendukung penuh keberlanjutan Program MBG untuk anak-anak Indonesia. Kami memahami pentingnya pengawasan keamanan pangan dan siap membantu memperkuat kapasitas tenaga dapur,” ujarnya.

Baca Juga: Riwayat Kelam Kasus Narkoba Ammar Zoni: Tiga Kali Tersandung, Kini Terlibat Peredaran di Rutan

Menanggapi usulan sejumlah pihak untuk menghentikan sementara program MBG, Chef Susanto menilai langkah tersebut tidak tepat.
Sebaliknya, ICA memilih pendekatan penguatan kualitas tenaga dapur melalui pelatihan langsung, sertifikasi, dan pendampingan profesional.
“Kami tidak hanya mendukung, tapi juga siap turun langsung memberikan bimbingan teknis dan pelatihan bagi para pengelola SPPG di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Kolaborasi untuk Peningkatan Mutu dan Keberlanjutan Program

Sebagai organisasi profesi yang menaungi ribuan chef bersertifikat nasional dan internasional, ICA memiliki pengalaman luas dalam pengelolaan kuliner yang berstandar tinggi dan aman dikonsumsi.

Halaman:

Tags

Terkini