Jika lelah berkeliling, jangan khawatir. Kampung Batik Kauman juga dipenuhi kafe dan restoran dengan konsep menarik. Menikmati kuliner di kawasan ini akan memberi pengalaman bersantai yang khas.
Beberapa tempat populer antara lain Huna Coffee, Kooken Café & Resto, Pelipur Kopi, WESJA Indonesia, hingga Ndalem Kartowikoro 1835 Coffee & Eatery.
Baca Juga: Aseek , Di Solo Ada Transportasi Modern dengan Becak QRIS
Tiket Masuk dan Fasilitas
Salah satu alasan Kampung Batik Kauman begitu digemari adalah karena gratis tiket masuk. Wisatawan hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan. Namun, pengalaman yang ditawarkan cukup lengkap.
Selain itu, kawasan ini sudah tertata dengan baik dan cukup ramah wisatawan. Banyak papan petunjuk yang memudahkan pengunjung menjelajah gang-gang kecilnya.
Toko batik juga umumnya menerima pembayaran non-tunai, sehingga lebih praktis bagi wisatawan modern.
Baca Juga: Ini Dia Cantiknya Taman Balekambang Solo Setelah Renovasi
Kampung Batik Kauman berada di pusat Kota Solo, sehingga mudah dijangkau dari berbagai arah. Kawasan ini dikelilingi jalan-jalan utama seperti Jalan Rajiman, Jalan Nonongan, dan Jalan Slamet Riyadi.
Lokasinya juga dekat dengan destinasi populer lain, seperti Pasar Klewer, Benteng Vastenburg, Gladak, Keraton Surakarta, hingga Masjid Agung Solo.
Tak heran jika Kampung Batik Kauman menjadi salah satu titik utama dalam rute wisata Solo. Setelah puas berbelanja batik, wisatawan bisa melanjutkan ke pasar tradisional atau keraton.***