nasional

Tragedi Musala 3 Lantai Ambruk di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 66 Santri Diduga Masih Tertimbun Reruntuhan

Kamis, 2 Oktober 2025 | 13:11 WIB
Menyoroti fakta terkini pencarian korban insiden ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo. (Dok. Pemkot Surabaya)

Pada Rabu (1/10/2025), tim SAR gabungan menyelamatkan lima santri. Sayangnya, satu korban dalam kondisi kritis dan dua lainnya ditemukan meninggal dunia.

“Dengan temuan itu, total korban jiwa akibat runtuhnya bangunan kini mencapai lima orang,” terang Abdul Muhari.

Baca Juga: Proposal 20 Poin Perdamaian Gaza dari Trump dan Netanyahu: Harapan Baru atau Sekadar Janji?

Medan Evakuasi yang Sangat Sempit

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, menggambarkan betapa sulitnya proses evakuasi.

Tim menggunakan kamera khusus dan live detector untuk melacak posisi korban. Bahkan, jeritan santri sempat terdengar di balik reruntuhan, memicu semangat tim penyelamat agar terus berusaha.

Salah satu proses dramatis terjadi pada evakuasi Haikal, seorang santri yang terjepit bordes bangunan. Setelah perjuangan panjang, ia akhirnya berhasil dikeluarkan dalam kondisi hidup, meski membutuhkan perawatan intensif.

Baca Juga: Viral Aksi Arogan Rombongan Yamaha Nmax di Ciwidey, Polisi Tegaskan Pentingnya Etika Berkendara

Ancaman Gempa Susulan

Misi penyelamatan kian berisiko setelah gempa susulan mengguncang area kejadian pada Selasa (30/9/2025) malam.

“Pergerakan bangunan sempat dikhawatirkan dapat menimpa korban maupun petugas. Medannya hanya beberapa sentimeter, tim harus merayap dan berhadapan langsung dengan material runtuhan,” jelas Laksita.

Momentum Kepedulian

Tragedi ambruknya musala di Ponpes Al Khoziny menjadi pengingat betapa pentingnya keselamatan konstruksi bangunan. Hingga kini, doa dan harapan terus dipanjatkan agar korban yang masih tertimbun segera ditemukan dalam kondisi selamat.***

Halaman:

Tags

Terkini