“Ini program yang pro-job sekaligus pro-growth. Kalau implementasinya tepat, kemiskinan dan ketimpangan bisa berkurang signifikan,” tegas Arief.
Dengan jumlah pencari kerja mencapai 10,7 juta orang per tahun, tantangan pemerintah tidak ringan. Pembukaan lapangan kerja baru dan peningkatan kualitas pendidikan tenaga kerja menjadi kunci agar Indonesia mampu memanfaatkan bonus demografi dan mengurangi pengangguran.***