nasional

Menilik Rekam Jejak Hasan Nasbi, Mantan Kepala PCO yang Kini Jadi Komisaris Pertamina

Minggu, 21 September 2025 | 21:01 WIB
Mantan Kepala PCO, Hasan Nasbi kini ditunjuk sebagai Komisaris Pertamina. (Instagram/fritzsiregar)

TITIKTEMU.CO – Nama Hasan Nasbi kembali mencuri perhatian publik setelah resmi tak lagi menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) yang kini telah bertransformasi menjadi Badan Komunikasi Pemerintah (BKP).

Pada Kamis, 18 September 2025, Hasan berpamitan melalui akun Instagram resmi @pco.ri. Dalam unggahan itu, ia menyampaikan rasa bangga sekaligus permintaan maaf kepada tim PCO yang telah mendampinginya selama satu tahun terakhir.

“Saya bangga bisa melewati satu tahun yang tidak mudah bersama kalian. Saya minta maaf jika selama memimpin ada banyak salah. Terima kasih semuanya,” tulis Hasan dalam pesannya.

Baca Juga: Transformasi PCO Jadi Badan Komunikasi Pemerintah, Angga Raka Prabowo Resmi Gantikan Hasan Nasbi

Resmi Jadi Komisaris Pertamina

Meski tak lagi berada di lingkaran komunikasi presiden, Hasan langsung mengemban amanah baru. Ia ditunjuk sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero) berdasarkan Keputusan Menteri BUMN dan Direktur Utama PT Danantara Asset Management selaku pemegang saham Pertamina.

Keputusan itu tercatat dalam SK-247/MBU/09/2025 dan SK.055/DI-DAM/DO/2025 yang diteken pada 11 September 2025, atau beberapa hari sebelum dirinya resmi dicopot dari kursi Kepala PCO.

VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, membenarkan kabar tersebut.

“Bapak Hasan Nasbi ditetapkan sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero) per 11 September 2025,” jelas Fadjar, Sabtu (20/9/2025).

Baca Juga: Dony Oskaria Resmi Ditunjuk Jadi Plt Menteri BUMN, Prabowo Singgung Rencana Peleburan dengan Danantara

Jejak Pendidikan dan Awal Karier

Hasan lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 11 Oktober 1979. Ia menyelesaikan pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) pada 2004.

Kariernya dimulai di dunia media sebagai wartawan (2005–2006), lalu berlanjut menjadi peneliti di Pusat Kajian Politik (Puskapol) UI pada 2006–2008. Dari sinilah jejaring akademis dan pemahaman politiknya terbentuk.

Konsultan Politik hingga Aktivis Relawan

Halaman:

Tags

Terkini