Ketika itu, pengunduran dirinya sebagai Menkeu membuat indeks saham sempat turun 3,8 persen. Meski menuai pro dan kontra, kiprah Sri Mulyani di kancah internasional tetap diakui.
Pada 2014, majalah Forbes menobatkannya sebagai salah satu perempuan paling berpengaruh di dunia dengan peringkat ke-38.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Perjalanan Karier Purbaya Yudhi Sadewa, dari LPS hingga Menkeu Era Prabowo
Kembali ke Kementerian Keuangan
Dua tahun kemudian, Presiden Joko Widodo memanggil Sri Mulyani kembali ke tanah air untuk menduduki posisi Menteri Keuangan. Dia resmi dilantik pada 27 Juli 2016.
Kepemimpinannya langsung menunjukkan hasil positif. Di tahun pertama masa jabatannya, pemerintah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat tahun anggaran 2016.
Selain itu, Sri MUlyani juga berani menagih pajak dari perusahaan teknologi raksasa seperti Google dan Facebook yang sebelumnya sulit tersentuh aturan perpajakan di Indonesia.
Baca Juga: Siapa Purbaya Yudhi Sadewa? Ini Profil Biodata Lengkap Menteri Keuangan Baru Pengganti Sri Mulyani
Prestasi dan Penghargaan
Nama Sri Mulyani semakin diperhitungkan ketika dia dinobatkan sebagai Menteri Terbaik di Dunia dalam ajang World Government Summit di Uni Emirat Arab pada 2018.
Penghargaan ini diberikan atas kontribusinya dalam menjaga stabilitas keuangan Indonesia, meningkatkan transparansi, serta mendorong reformasi fiskal.
Di mata publik, Sri Mulyani dikenal sebagai figur disiplin, tegas, dan konsisten. Dia biasa tampil lugas menjelaskan kebijakan fiskal dan situasi ekonomi kepada masyarakat.
Meski resmi lengser, jejak panjang Sri Mulyani selama dua dekade akan selalu diingat sebagai bagian penting dari sejarah reformasi ekonomi Indonesia.
Kini, publik menaruh harapan besar pada Purbaya untuk melanjutkan warisan tersebut, dan membawa sistem keuangan Indonesia ke arah yang lebih kuat dan berkelanjutan.***