nasional

Progres Tol Semarang-Demak Seksi 1 Capai 52 Persen, Solusi Permanen Atasi Rob di Kaligawe-Sayung

Senin, 8 September 2025 | 09:51 WIB
Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1 Kaligawe-Sayung tengah dipercepat sebagai solusi banjir rob di kawasan industri. (X/KemenPU)

TITIKTEMU.CO - Pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1 Kaligawe–Sayung sepanjang 10,64 kilometer terus dikebut. Proyek strategis nasional ini digadang-gadang menjadi solusi permanen untuk mengatasi banjir rob yang kerap melanda kawasan industri Terboyo dan sekitarnya.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah mempercepat penyelesaian konstruksi agar manfaat jalan tol yang terintegrasi dengan tanggul laut dan sistem polder bisa segera dirasakan masyarakat.

“Saat ini kita sudah berada di pekerjaan Seksi 1B. Alhamdulillah tanggul sudah tersambung penuh dan tertutup,” kata Menteri Dody dalam keterangan resmi, Minggu (7/9/2025).

Baca Juga: Tata Cara Shalat Gerhana Bulan Lengkap Beserta Niat dan Waktunya

Menurutnya, genangan air di sepanjang Jalan Pantura Sayung–Demak sudah tidak lagi melimpas ke jalan. Namun, masih terdapat air yang tergenang di saluran kanan dan kiri jalan. Untuk mengatasinya, pompa permanen akan difungsikan, sementara pompa mobile disiagakan di sejumlah titik untuk mengantisipasi limpasan.

Progres Fisik Tol Semarang-Demak Seksi 1

Hingga 1 September 2025, progres fisik pembangunan Tol Semarang–Demak Seksi 1 telah mencapai 52,27 persen. Pekerjaan konstruksi terbagi ke dalam tiga paket:

  • Paket 1A: Hutama Karya (HK) – Beijing Urban Construction Group (BUCG), progres 73,19 persen.
  • Paket 1B: Konsorsium PP – Wijaya Karya (WIKA) – China Road and Bridge Corporation (CRBC), progres 51,67 persen.
  • Paket 1C: Adhi Karya – Sinohydro, progres 34,16 persen.

Baca Juga: Lowongan Kerja PCPM Bank Indonesia Angkatan 40 Tahun 2025: Syarat, Jurusan, dan Jadwal Pendaftaran

Target Penyelesaian dan Manfaat Tol

Dengan percepatan yang terus dilakukan, pemerintah optimistis tol sekaligus tanggul laut ini segera rampung. Kehadiran infrastruktur ini tidak hanya memperlancar konektivitas transportasi, tetapi juga menjadi perlindungan jangka panjang terhadap banjir rob di wilayah pesisir Semarang hingga Demak.***

Tags

Terkini