TITIKTEMU.CO - Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan jajaran pimpinan ormas Islam baru-baru ini menjadi sorotan.
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya, hadir bersama perwakilan 16 organisasi Islam lainnya.
Pertemuan ini berlangsung hangat dengan nuansa persaudaraan, membicarakan arah bangsa ke depan.
Baca Juga: Grahadi Terbakar di Tengah Amarah Massa: Simbol Kekuasaan Jawa Timur Dilalap Api
Silaturahmi Kebangsaan di Istana
Agenda tersebut bukan sekadar forum formal, melainkan ruang silaturahmi yang penuh makna.
Gus Yahya menegaskan bahwa ormas Islam hadir membawa pesan damai, sekaligus komitmen menjaga keutuhan NKRI.
“Ini bukan hanya pertemuan politik, tapi bagian dari upaya merajut kebersamaan dalam bingkai kebangsaan,” tutur Gus Yahya.
Baca Juga: Grahadi Terbakar di Tengah Amarah Massa: Simbol Kekuasaan Jawa Timur Dilalap Api
Menjaga Harmoni dalam Perbedaan
Menurut Gus Yahya, bangsa Indonesia kaya akan keragaman. Justru di sanalah pentingnya ormas Islam untuk hadir sebagai perekat.
Diskusi dengan Presiden Prabowo lebih banyak menyinggung peran keagamaan dalam merawat harmoni, sekaligus mengajak masyarakat agar tetap optimis menyongsong masa depan.
Baca Juga: Drama Hilangnya Fitur Live TikTok: Antara Aksi Massa, Strategi Aman, dan Kebingungan Warganet
Dukungan Moral untuk Pemerintah