Selama empat bulan, Tim Ekspedisi Patriot diharapkan melahirkan tujuh hasil utama, mulai dari rancangan kebijakan infrastruktur, penguatan kelembagaan ekonomi, strategi pencegahan konflik, hingga inovasi teknologi tepat guna.
Tidak ketinggalan, mereka juga akan mengkaji potensi pelabuhan transit, serta merancang pengembangan komoditas unggulan sesuai kekhasan tiap daerah.
Baca Juga: Kode Promo Gojek 25 Agustus 2025, GoFood, GoSend, GoRide Diskon 90 Persen
Membangun EkonomiTransmigrasi Terpadu
Lebih dari sekadar proyek, tim ITB berperan dalam membangun kawasan transmigrasi berbasis ekonomi baru.
Fokusnya pada SDM unggul, kolaborasi lintas kampus, dunia usaha, dan pemerintah. Harapannya, lahir korporasi transmigran yang dikelola profesional dan berkelanjutan.
Agenda Padat, Target Jelas
Rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak 11 Agustus dengan penandatanganan kontrak. Sehari setelahnya, para peserta mendapat pembekalan dari Rektor ITB.
Setelah diberangkatkan dari Bandung pada 23 Agustus, tim kemudian dilepas secara resmi di Jakarta pada 24 Agustus.
Mereka akan bertugas hingga Desember 2025, dengan monitoring dan evaluasi rutin melalui sistem myppm.
Bangun Jejaring, Tinggalkan Warisan
Rektor ITB menekankan bahwa ekspedisi ini bukan hanya memberi manfaat akademik, tapi juga membangun jejaring nasional yang bernilai panjang. “Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kia penuh semangat.***