Takut bapak enggak pulang selamat," ujar Dea dengan suara bergetar.
Namun justru dari kekhawatiran itulah semangatnya tumbuh. Ia yakin, pendidikan adalah jalan terbaik untuk mengubah nasib keluarga.
"Kalau enggak sekolah, hidup kita akan gitu-gitu aja," kata Dea.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Emir, Lulusan UMY yang Berhasil Raih Beasiswa LPDP untuk S2 di Harvard
Dari Pesisir Bali Menuju Bandung
Semangat dan kerja kerasnya membuahkan hasil: Dea lolos seleksi dan diterima di ITB, kampus teknik terbaik di Indonesia.
Ia juga mendapat apresiasi dari Paragon Corp, berupa laptop dan bantuan dana untuk mempersiapkan kehidupannya di Bandung.
Dea mengaku mendapat inspirasi dari seniornya di SMA, Nyoman Adi Arsana, yang juga merupakan lulusan ITB.
Dari sang senior, Dea belajar bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk bermimpi besar.
Warganet Tersentuh dan Beri Dukungan
Kisah perjuangan Dea menuai banyak respons positif dari masyarakat.
Warganet membanjiri kolom komentar dengan dukungan dan harapan agar Dea bisa sukses di masa depan.
> “Singaraja gudangnya pelajar berprestasi. Sukses terus ya, Dea,” tulis salah satu netizen.
Bukti Bahwa Mimpi Tak Mengenal Batas Ekonomi
Dea membuktikan bahwa ketekunan, semangat, dan dukungan keluarga bisa mengantarkan siapa pun menuju pintu keberhasilan.