Anies menegaskan bahwa di tengah ketegangan kawasan, Indonesia memiliki peran penting untuk menjadi penyejuk dan penjaga stabilitas.
Namun, untuk bisa memainkan peran itu secara optimal, ia menekankan pentingnya pembenahan masalah internal di dalam negeri.
Sorotan pada Persoalan HAM dan Demokrasi di Indonesia
Anies juga mengingatkan bahwa jika Indonesia ingin didengar di level global, maka persoalan-persoalan mendasar seperti hak asasi manusia (HAM) dan demokrasi perlu dibenahi terlebih dahulu.
> "Ketika kita bilang ke dunia kita negara yang menghormati HAM, ya kita harus beres dulu urusan HAM di dalam negeri," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa prinsip demokrasi juga harus benar-benar diterapkan agar pesan Indonesia di kancah internasional tidak dianggap sekadar retorika.
Anies Baswedan lewat kritiknya ingin mendorong Indonesia lebih serius menata diri untuk bisa tampil percaya diri di forum internasional.
Baginya, kehadiran Presiden di sidang PBB bukan hanya simbol diplomasi, tapi juga cerminan kesiapan Indonesia menjadi pemimpin yang mampu meredakan ketegangan kawasan.***