Nawaitu shauma yauma 'Asyura sunnatan lillahi ta'ala.
Terjemah:
"Saya niat berpuasa sunnah Asyura karena Allah Ta'ala."
Niat ini hendaknya diucapkan dengan tulus dan penuh keikhlasan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Baca Juga: Tradisi Minum Susu di Malam 1 Muharram, Benarkah Sunnah Nabi?
Doa Buka Puasa Asyura
Setelah menahan lapar dan haus seharian, umat Islam dianjurkan membaca doa buka puasa sebagai wujud rasa syukur telah menyelesaikan ibadah.
Pada dasarnya, doa buka puasa Asyura sama dengan doa buka puasa wajib atau sunah lainnya. Namun, ada doa tambahan yang bisa dibaca untuk memohon ampunan khusus di hari Asyura:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي
Allahumma inni asaluka birtahmatikal latii wasiat kulla shayeen an-taghfira-lee.
Terjemah:
"Ya Allah, aku memohon ampunan-Mu yang meliputi segala sesuatu agar Engkau mengampuniku."
Keutamaan dan Pahala Puasa Asyura
Puasa Asyura bukan sekadar ritual menahan lapar.
Rasulullah SAW menegaskan bahwa puasa pada tanggal 10 Muharram menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil setahun sebelumnya.