nasional

Tingkat Kepercayaan Menguat, Transformasi Jadi Daya Tarik Investor Global Beli Saham BBRI

Kamis, 3 Juli 2025 | 22:01 WIB
Tingkat Kepercayaan Menguat, Transformasi Jadi Daya Tarik JP Morgan Chase & Co Beli Saham BBRI (Dok. BRI)

TITIKTEMU.CO, Jakarta - Di tengah tekanan pasar dan ketidakpastian geopolitik dunia, transformasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mampu menaikan tingkat kepercayaan investor global, tercermin dari keputusan JP Morgan Chase & Co, yang secara signifikan menambah porsi kepemilikannya di saham BBRI sepanjang kuartal II/2025.

Berdasarkan data Bloomberg, JP Morgan membeli 117,42 juta saham BRI selama April hingga Juni 2025, menjadikan total kepemilikan mereka mencapai 1,54 miliar saham.

Baca Juga: Diadaptasi Jadi Drakor, Ini Link Baca Webtoon Spirit Fingers Sub Indo Lengkap dengan Sinopsis

Aksi beli saham ini mencerminkan pembalikan arah strategi JP Morgan yang sebelumnya menjual lebih dari 500 juta saham BRI pada kuartal I tahun ini. Hal ini memperkuat pandangan bahwa BRI kini menjadi fokus utama investor institusi besar, bahkan di tengah koreksi pasar yang masih berlangsung.

“Meskipun saat ini saham BBRI sedang mengalami tekanan seiring dengan kondisi pasar, namun secara fundamental masih kokoh, dengan dukungan fondasi bisnisnya yang kuat juga strategi transformasi,” ujar Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Reza Priyambada.

Baca Juga: Danantara dan ACWA Power Teken Kerjasama Investasi Senilai Rp162 Triliun, Dorong Transisi Energi Terbarukan

Reza menilai langkah JP Morgan menambah saham BBRI di tengah pelemahan pasar bukan hanya sinyal investasi dalam memanfaatkan momentum yang ada, tetapi juga cerminan dari market trust terhadap arah transformasi dan fondasi fundamental bisnis BRI yang kuat.

Dengan strategi jangka panjang yang konsisten dan komitmen terhadap tata kelola yang transparan, BRI dinilai siap menjadi pilar utama pemulihan pasar dan pertumbuhan inklusif nasional di masa mendatang.

Dia juga menyorot pernyataan Direktur Utama BRI Hery Gunardi yang menegaskan bahwa strategi transformasi yang sedang dilakukan oleh perseroan saat ini.

Baca Juga: Kunjungan Presiden Prabowo ke Arab Saudi, Bahas Pembangunan Kampung Haji

Optimisme pasar terhadap BRI juga didukung oleh konsensus analis. Mengutip Bloomberg, sebanyak 31 analis merekomendasikan beli, 5 tahun, dengan target harga rata-rata 12 bulan ke depan sebesar Rp4.703,61—memberikan potensi imbal hasil sekitar 27,1% dari harga pada awal bulan ini, Selasa (1/7/2025).

Kinerja saham BRI memang masih terkoreksi, dengan harga per 1 Juli 2025 ditutup di level Rp3.700 per lembar. Namun, aksi JPMorgan menunjukkan bahwa investor institusional melihat sesuatu yang lebih mendasar, yaitu fondasi kuat dan strategi transformasi jangka panjang BRI.

Baca Juga: BURUAN DAFTAR! Lowongan Kerja Terbaru PT Balai Pustaka untuk Posisi Staf Sales/Marketing, Pendaftaran Dibuka Mulai 2-4 Juli 2025

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa perusahaan tengah mengakselerasi transformasi melalui program BRIVolution Reignite. Transformasi ini mencakup penguatan aspek bisnis, tata kelola, manajemen risiko, hingga digitalisasi operasional, yang semuanya mengarah pada visi BRI menjadi The Most Profitable Bank di Asia Tenggara pada 2030.

Halaman:

Tags

Terkini