Ia menekankan pentingnya memangkas birokrasi perizinan agar pertumbuhan ekonomi domestik tetap terjaga.
Baca Juga: BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Indonesia, 67 Ribu Desa Terjangkau AgenBRILink
“Presiden meminta agar deregulasi sektor riil benar-benar berdampak pada peningkatan daya saing dan mempermudah perizinan,” ujar Teddy.
Perundingan Tarif dengan Amerika Serikat Berjalan Baik
Rapat juga membahas perkembangan positif perundingan tarif antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Kedua negara sepakat untuk mencari solusi saling menguntungkan dengan mempertimbangkan kepentingan strategis hubungan ekonomi bilateral.
Teddy menambahkan, tim negosiator saat ini sedang membahas permintaan dan penawaran kedua negara secara intensif.
Pemerintah Indonesia juga telah mendapat respons positif dari US Secretary of the Treasury, Scott Bessent, dan United States Trade Representative, Jamieson Greer, terkait upaya memperkuat kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Baca Juga: Gaji Lulusan STIN, IPDN, dan PKN STAN Bisa Tembus Rp 6 Juta Lebih per Bulan! Begini Rinciannya
Komitmen untuk Hubungan Ekonomi yang Lebih Kuat
Pertemuan Presiden Prabowo dengan PM Anwar Ibrahim sekaligus rapat terbatas dengan para menteri menegaskan komitmen pemerintah untuk merespons tantangan ekonomi global secara proaktif.
Dengan langkah deregulasi dan penguatan kerja sama internasional, pemerintah berharap bisa memastikan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan inklusif.***