1. Melalui jalur formal antar lembaga pemerintah.
2. Melalui partisipasi masyarakat lewat aplikasi Cek Bansos Kemensos, di mana masyarakat bisa mengusulkan diri atau menyanggah data yang dianggap tidak sesuai.
Mensos mengimbau masyarakat untuk melengkapi data dengan benar jika ingin mengajukan usulan atau sanggahan.
BPS: Hampir 7 Juta Keluarga Masuk Data Terbaru
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi lapangan (ground check) terhadap sekitar 12 juta keluarga.
Hasilnya, sebanyak 6,9 juta keluarga berhasil diverifikasi dan masuk dalam pemutakhiran DTSEN untuk bansos triwulan II April–Juni 2025.
BPS menggunakan kombinasi data survei, administrasi, dan pencocokan data dari Dukcapil. Semua data tersebut kemudian diserahkan ke BPKP untuk proses validasi akhir.
Baca Juga: Muncul Usulan Stairlift Candi Borobudur Dipasang Permanen, Istana: Nanti Bisa Dipertimbangkan
Cara Cek Apakah Anda Penerima Bansos PKH dan BPNT 2025
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apakah termasuk penerima bansos tahap 2 tahun 2025, bisa cek langsung melalui aplikasi atau website Cek Bansos Kemensos.
Di dalam aplikasi, tersedia fitur:
- Usul: Untuk mendaftarkan diri sebagai calon penerima.
- Sanggah: Untuk melaporkan jika ada penerima yang dianggap tidak layak.
Dengan pencairan tahap 2 bansos PKH dan BPNT ini, pemerintah berharap bantuan tepat sasaran dan membantu keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Baca Juga: Ternyata Ada Lagi! Retret Kepala Daerah Gelombang II Dilaksanakan di IPDN Bulan Juni 2025
Jangan lupa, selalu perbarui data keluarga dan gunakan aplikasi Cek Bansos untuk melihat status penerimaan.