nasional

Sejumlah Menteri Temui Jokowi di Solo Saat Lebaran, PKS Singgung Soal 'Matahari Kembar'

Sabtu, 12 April 2025 | 20:15 WIB
Pertemuan Presiden Prabowo dengan mantan Presiden Jokowi di tahun 2024 (Instagram/Jokowi )

TITIKTEMU.CO - Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju tampak mendatangi kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo, Jawa Tengah, pada momen Idulfitri 2025.

Kunjungan yang diklaim sebagai ajang silaturahmi Lebaran ini justru memunculkan spekulasi politik dari publik dan sejumlah pengamat.

Pasalnya, kedatangan para pejabat negara tersebut dilakukan secara berurutan dalam waktu berdekatan, menimbulkan pertanyaan apakah pertemuan itu hanya sekadar tradisi tahunan atau memiliki makna politik tertentu.

Baca Juga: Kapan SPPI Batch 4 2025 Dibuka? Lulusan SMA Bisa Daftar, Ini Syarat Daftar ASN PPPK di BGN (Badan Gizi Nasional)

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menjadi salah satu yang hadir lebih awal, disusul oleh Kepala BKKBN Wihaji, lalu Menteri Koordinator Perekonomian Zulkifli Hasan, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Mereka menyebut kehadiran masing-masing sebagai bentuk penghormatan kepada Jokowi sebagai mantan atasan dan sosok yang memiliki kedekatan emosional dengan mereka.

Baca Juga: Karena Alasan Kemanusiaan, Prabowo Siap Evakuasi 1.000 Warga Gaza ke Tanah Air

PKS Soroti Potensi ‘Matahari Kembar’

Menanggapi fenomena tersebut, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera memberikan tanggapan kritis.

Ia menyambut baik nilai-nilai silaturahmi di hari raya, namun juga mengingatkan agar tidak muncul persepsi publik mengenai adanya dua pusat kekuasaan di pemerintahan mendatang.

Silaturahmi itu bagus, apalagi di hari baik seperti Idulfitri. Tapi, jangan sampai menciptakan kesan ada ‘matahari kembar’ dalam pemerintahan,” kata Mardani pada Jumat, 11 April 2025.

Baca Juga: Praktisi Humas UGM Luncurkan Dua E-Book Panduan Praktis Kehumasan di Era Disrupsi

Menurut Mardani, setelah pelantikan Presiden Prabowo Subianto, sudah semestinya semua unsur pemerintahan mengacu pada satu komando yang jelas.

Ia menegaskan pentingnya menjaga stabilitas pemerintahan agar tidak tercipta kebingungan di tengah masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini