Baca Juga: Luar Biasa, Prabowo Intip dari Jendela Sekolah Agar Tak Ganggu Jam Belajar Saat Cek MBG
Ribuan Petugas Program MBG Belum Terima Gaji
Sementara perhatian Presiden tertuju pada keluhan soal mobil dinas para pejabat negara, publik justru menyoroti persoalan lebih mendesak: ribuan tenaga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari program MBG belum juga menerima upah mereka.
Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan untuk memberikan makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak sekolah.
Namun di balik tujuan mulia tersebut, pelaksanaan di lapangan ternyata menghadapi kendala serius terkait pembayaran gaji petugas.
Baca Juga: Cara Cek Info GTK 2025: Arti Validasi Kode 02, 13, 16, 08 Tunjangan Sertifikasi Guru
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi terkait polemik ini. Ia berjanji bahwa gaji para tenaga SPPG akan segera dibayarkan sebelum Hari Raya Idulfitri 2025.
> “Sebelum Lebaran selesai, insya Allah cair,” ujar Dadan kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 21 Maret 2025.
Dadan menjelaskan bahwa saat ini sudah ada sekitar 1.000 tenaga SPPG yang aktif bertugas menjalankan program MBG, dengan cakupan penerima manfaat mencapai sekitar 3 juta orang.
Baca Juga: Pengusaha UMKM Aksesoris Fashion Asal Lombok Mampu Tembus Pasar Internasional Berkat BRI
Ia pun menyampaikan harapan agar jumlah penerima manfaat bisa meningkat drastis hingga akhir tahun ini.
> “Saat ini sudah masuk kurang lebih 1.000 SPPG, melayani sekitar 3 juta orang. Ditargetkan pada akhir 2025 bisa menjangkau hingga 82,9 juta penerima manfaat,” tandasnya.
Kontras Prioritas dan Respons Publik
Pernyataan Presiden tentang para menteri yang belum menerima mobil dinas di saat tenaga lapangan belum mendapatkan haknya dianggap tidak tepat oleh sebagian masyarakat.