TITIKTEMU.CO - Kabar mengejutkan datang dari Istana Negara, Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet perdana dengan mencopot Satryo Soemantri Brodjonegoro dari jabatannya sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek).
Langkah ini sekaligus menjadi sorotan publik karena posisi tersebut kini diisi oleh sosok akademisi ternama, Prof. Brian Yuliarto, Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB).
Dalam Surat Keputusan yang diumumkan pada Rabu (19/2/2025), disebutkan bahwa Prof. Brian Yuliarto resmi menjabat sebagai Mendiktisaintek untuk sisa periode 2024–2029.
Baca Juga: Hasto Kristiyanto Diperiksa 8 Jam oleh KPK: Dicecar 62 Pertanyaan, Apa yang Terjadi?
Langkah ini tentu menarik perhatian, terutama karena rekam jejak Brian yang sangat mengesankan di dunia pendidikan dan penelitian.
“Mengangkat Profesor Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode 2024-2029,” bunyi pengumuman resmi dari Istana Negara.
Siapa Prof. Brian Yuliarto?
Buat kamu yang belum kenal, Prof. Brian Yuliarto bukan nama baru di dunia akademik Indonesia. Pria yang merupakan lulusan S1 ITB tahun 1999 ini melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di University of Tokyo, Jepang, hingga meraih gelar Ph.D. pada 2005.
Beliau pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknologi Industri ITB (2020–2024), dan kini menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB untuk periode 2025–2030. Tak hanya itu, beliau juga aktif sebagai Visiting Professor di Tsukuba University sejak 2021 dan memimpin Research Center on Nanoscience and Nanotechnology ITB pada 2019–2020.
Baca Juga: Kerjasama Perdana Lion Air Resmi Angkut Jemaah Haji 2025: Terobosan Baru Kemenag!
Penghargaan? Jangan ditanya! Brian Yuliarto adalah penerima Habibie Prize 2024 untuk kategori Ilmu Rekayasa, masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientist (2024), serta dinobatkan sebagai Peneliti Terbaik ITB pada 2021. Hingga saat ini, ia telah mempublikasikan lebih dari 326 penelitian di Scopus dengan lebih dari 5.500 sitasi dan H-index mencapai 43.
Kenapa Reshuffle Ini Jadi Sorotan?
Langkah reshuffle kabinet ini memang sudah diprediksi sebelumnya. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sempat memberikan sinyal kepada media soal adanya pelantikan pejabat baru pada hari yang sama. Namun, siapa yang menyangka perubahan besar ini akan terjadi di posisi strategis seperti Mendiktisaintek?
“Hari ini, akan ada pelantikan beberapa pejabat. Sore nanti ya,” ujar Teddy kepada awak media, tanpa memberikan detail lebih lanjut.
Dengan latar belakang akademik yang solid dan pengalaman riset yang luar biasa, publik tentu berharap banyak pada Prof. Brian Yuliarto untuk membawa inovasi besar di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi Indonesia.
Langkah reshuffle ini jelas membuka babak baru dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dengan hadirnya Prof. Brian Yuliarto sebagai Mendiktisaintek, mari kita nantikan gebrakan apa yang akan dibawanya untuk kemajuan pendidikan tinggi dan teknologi Indonesia.***