nasional

Presiden Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Bergabung di Kabinet Merah Putih, Reshuffle di Hari ke-122 Kepemimpinannya

Kamis, 20 Februari 2025 | 11:05 WIB
Reshuffle Kabinet Merah Putih, Rabu, 19 Februari 2025 (Sekretariat Presiden)

Baca Juga: Tren Tagar #KaburAjaDulu, Buat Kamu yang Termotivasi Berikut Beasiswa Luar Negeri yang Tidak Wajib Balik ke Tanah Air

Pemberhentian dan pelantikan menteri baru diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 26b Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029.

Sedangkan untuk kepala badan dan wakil BPKP dengan Keppres Nomor 27b Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Sementara untuk kepala BSSN dengan Keppres Nomor 29b Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara.

Lalu untuk kepala dan wakil BPS dengan Keppres Nomor 28b Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Pusat Statistik.

Baca Juga: Link & Jadwal Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2025: Jakarta, Jateng, Banten

Kilas Balik Respon Prabowo Ketika Muncul Isu Reshuffle

Dalam pidato sambutan saat menghadiri Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-102 di Istora Senayan, Jakarta pada 5 Februari 2025 lalu, Prabowo sempat menggaungkan isu reshuffle.

Dalam 100 hari pertama pemerintahannya, Presiden Prabowo menyatakan masih memberi kelonggaran untuk perubahan yang berasal dari kesadaran diri masing-masing.

Namun setelahnya, akan menindak tegas siapapun yang patuhi koridor pemerintahannya.

Baca Juga: Sinyal Reshufle? 100 Hari Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Ingin Pemerintahan yang Bersih dari Penyelewengan dan Korupsi

“100 hari pertama kami akan baik, dalam artian berharap ada kesadaran,” ujarnya.

“Saya pernah menyampaikan seluruh aparat, seluruh institusi, bersihkan dirimu sebelum kau dibersihkan,” ucap Presiden.

Kemudian saat dsinggung tentang kata ‘Dibersihkan’ yang mengindikasikan reshuffle, Presiden Prabowo pun memberikan jawabannya kepada media.

“Bahasa Indonesia kan jelas, kan? Jadi begini, kita ingin rakyat menuntut pemerintah yang bersih, yang bekerja dengan benar,” ucap Presiden.

Halaman:

Tags

Terkini