Prabowo menyampaikan terima kasih kepada NU atas jasa besar terhadap lahirnya bangsa Indonesia. Menurutnya, perjuangan kemerdekaan berpusat di pesantren.
"Nahdlatul ulama di saat-saat krisis, tampil selalu dan mengambil sikap untuk menyelamatkan negara dan bangsa Indonesia," katanya.
Prabowo menegaskan bahwa kemerdekaan memang diproklamasikan di Jakarta, tapi kemerdekaan Indonesia diuji di Surabaya, Jawa Timur dalam pertempuran 10 November.
"Di situlah munculnya para ulama sebagai pejuang, perintis, dan pemimpin dalam membela membela kemerdekaan Republik Indonesia. Karena itu, saya kira pantas bahwa tekad dari pemimpin-pemimpin saudara-saudara untuk menjaga menjaga warisan ini," jelas Prabowo.
Ia mengakui bahwa NU merupakan organisasi besar atau rumah besar para ulama dan pemuka Islam yang memperjuangkan Islam yang damai, Islam yang sejuk, dan Islam yang rahmatan lil alamin.
Puncak peringatan Harlah Ke-102 NU berlangsung di Istora Senayan, Jakarta Pusat mengambil tema "Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat".
Acara puncak itu dihadiri sekitar 15 ribu peserta dan sejumlah badan otonom (banom) NU, seperti Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, dan GP Ansor NU.***
Dapatkan berita dan informasi terkini, Segera unduh aplikasi TITIKTEMU.CO, cukup klik link berikut ini:
Android: TITIKTEMU.CO di Play Store
iOS: TITIKTEMU.CO di App Store
Dan nikmati kemudahan dalam mengikuti berbagai informasi menarik dan ter-update