nasional

Dukung Upaya Tekan Angka Stunting, BRI Salurkan Bantuan Lewat Program BRI Peduli ‘Cegah Stunting Itu Penting”

Sabtu, 25 Januari 2025 | 13:01 WIB
Program BRI Peduli turut dukung Cegah Stunting Itu Penting, Siap Dukung pemerintah tekan angka stunting di Indonesia (dok BRI)

TITIKTEMU.CO, Jakarta – Dalam upaya mendukung pemerintah dalam dalam mencegah dan menurunkan angka prevalensi stunting, BRI turut mengambil bagian dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan tersebut. 

Hal ini ditunjukkan melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli menyalurkan bantuan “Cegah Stunting itu Penting” di berbagai wilayah di Indonesia.

Baca Juga: Kunjungi Emil Salim, Prabowo: Minta Maaf Saya Baru Datang Sekarang

Diketahui masalah gizi pada balita masih menjadi tantangan besar dalam bidang kesehatan masyarakat di Indonesia. 

Stunting tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan tinggi badan yang terhambat, tetapi juga membawa dampak serius terhadap kualitas hidup individu. 

Dampak tersebut mencakup keterlambatan perkembangan kognitif dan motorik, serta risiko gangguan metabolik di masa dewasa.

Baca Juga: Dua Pasar Hewan di Rembang Ditutup Selama 4 Pekan, Antisipasi Penyebaran PMK

Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dilakukan oleh Kementerian kesehatan RI, prevalensi stunting di Indonesia tercatat mengalami penurunan dari 24,4% pada tahun 2021 menjadi 21,6% pada tahun 2022.

Penurunan sebesar 2,8% ini sesuai dengan target tahunan yang ditetapkan oleh pemerintah, yaitu sekitar 2,7% per tahun, dengan tujuan mencapai angka 14% pada tahun 2024. 

Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Kesehatan melakukan berbagai intervensi spesifik yang difokuskan pada masa sebelum kelahiran dan anak usia 6-23 bulan. 

Baca Juga: 10 Langkah Membangun Dana Pendidikan Anak yang Aman, Nomor 10 Mempersiapkan sambil Mengajarkan

Intervensi ini meliputi skrining anemia dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri, pemeriksaan kehamilan dan pemberian TTD pada ibu hamil, serta pemantauan pertumbuhan balita dan pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) kaya protein hewani bagi anak usia di bawah dua tahun.

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengungkapkan bahwa program ini sekaligus dilakukan dalam memperingati Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 Januari. 

BRI menyelenggarakan program ini di 25 Posyandu/Puskesmas yang tersebar di beberapa wilayah seperti di Padang, Yogyakarta, Denpasar, Malang, Makassar, Banjarmasin dan Manado.

Halaman:

Tags

Terkini