nasional

Mahfud MD Sebut Raffi Ahmad Kampungan Soal Pengakuan tentang Mobil RI 36, Ada Apa?

Jumat, 17 Januari 2025 | 08:45 WIB
Mahfud MD komentari tindakan Raffi Ahmad gunakan mobil RI 36 dalam tayangan YouTube pada Selasa, 14 Januari 2025 (Tangkapan layar YouTube Mahfud MD)

"Saya tersinggung, karena merasa dibohongi. Pejabat kok nggak jujur, negara jadi seperti kampungan begini," ujar Mahfud.

Raffi Ahmad, yang menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, mengakui bahwa dirinya menggunakan mobil dinas RI 36.

Ia menjelaskan bahwa petugas patwal yang mengawal mobil tersebut sempat menegur pengemudi taksi Alphard di jalan.

Teguran itu, menurut Raffi, diberikan karena sopir taksi dianggap menghalangi laju kendaraan dinas.

Raffi mengungkapkan insiden tersebut bermula dari perselisihan antara sopir taksi dan pengemudi truk yang hampir menyerempet kendaraan lain.

Baca Juga: TERBARU! Lowongan Kerja 2025 PT Honda Prospect Motor untuk 3 Posisi: Operator Pengemudi Mobil, Operator Forklift, dan Operator Pengemudi Mobil

“Di depan rangkaian (RI 36), terdapat taksi Alphard berwarna hitam. Di depan taksi tersebut ada truk berhenti, sehingga taksi mengambil jalur sebelah kanan dan hampir menyerempet mobil di jalur tersebut,” jelas Raffi dalam siaran persnya, Sabtu 11 Januari 2025 lalu.

Ia menambahkan, adu argumen antara kedua pengemudi memicu kemacetan di jalan.

Karena itu, petugas patwal mencoba melerai dengan memberi teguran kepada pengemudi taksi.

“Petugas patwal yang melihat hal tersebut khawatir akan menimbulkan kemacetan, mengingat lalu lintas sedang cukup padat. Mereka langsung menegur pengemudi taksi dengan mengatakan, ‘Sudah, maju Pak,’ disertai gestur yang terlihat di video,” kata Raffi.

Baca Juga: Siap-siap! Pendaftaran Beasiswa LPDP Segera Dibuka, Simak Syarat dan Dapatkan Berbagai Keuntungannya

Lebih lanjut, Raffi menjelaskan bahwa mobil tersebut sedang digunakan untuk menjemputnya setelah mengambil dokumen penting terkait keperluan rapat.

"Benar bahwa kendaraan tersebut adalah mobil yang saya gunakan. Namun, pada saat kejadian, saya tidak berada di dalamnya karena mobil tersebut sedang dalam posisi menjemput saya," ungkapnya.

Polemik ini mencuatkan kembali pentingnya etika dan aturan dalam penggunaan fasilitas negara, terutama kendaraan dinas yang semestinya digunakan dengan tanggung jawab dan sesuai peruntukan.***

Halaman:

Tags

Terkini