nasional

Deklarasi Kampanye Pilkada Damai 2024: Perempuan Berani Mengawasi dan Memilih Bersama Lawan Diskriminasi

Selasa, 26 November 2024 | 18:15 WIB
Perempuan Berani Mengawasi dan Memilih: Deklarasi Kampanye Pilkada Damai 2024 (kpu.go.id)

TITIKTEMU.CO-Pada Minggu (17/11/2024), sebuah momen penting tercipta dalam upaya memastikan pemilu yang damai dan inklusif di Indonesia.

Bertempat di Jakarta, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar Deklarasi Kampanye Pilkada Damai 2024: Perempuan Berani Mengawasi dan Memilih bersama Lawan Diskriminasi.

Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Iffa Rosita.

Baca Juga: Pilkada Jawa Barat 2024: Profil Kandidat, Panduan Cek TPS Online dan Dokumen yang Harus Dibawa Saat Lokasi Pencoblosan

Dalam sambutannya, Iffa Rosita menyampaikan pesan mendalam tentang peran perempuan dalam menyukseskan Pilkada 2024. Ia menekankan bahwa perempuan tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas aktif yang berani dan kritis terhadap setiap tahapan proses pemilu.

"Perempuan harus berada di garis depan, tidak hanya dalam partisipasi memilih, tetapi juga dalam menjaga integritas demokrasi kita," tegas Iffa.

Baca Juga: Pilkada 2024: Menteri PANRB Tegaskan ASN Harus Jaga Netralitas dan Profesionalisme

Perempuan sebagai Pilar Demokrasi

Iffa mengungkapkan data menarik dari Pemilu 2024 yang menunjukkan bahwa lebih dari 50% pemilih adalah perempuan. Angka ini membuktikan bahwa suara perempuan memiliki kekuatan besar dalam menentukan arah kepemimpinan bangsa.

Dengan optimisme, ia berharap partisipasi perempuan di TPS pada Pilkada 2024 akan semakin meningkat.

“Setelah Pemilu 2024, saya harap di Pilkada 2024 kita bisa membuktikan kembali bahwa suara perempuan tidak hanya lebih tinggi secara kuantitas tetapi juga lebih berkualitas,” ujar Iffa.

Baca Juga: Apa Bahaya Mengisi Daya iPhone Semalaman? Baca Tips Aman Charge HP Apple

Selain itu, ia menegaskan bahwa KPU selalu terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat, khususnya perempuan, demi terciptanya proses pemilu yang inklusif dan adil.

Deklarasi untuk Melawan Diskriminasi

Halaman:

Tags

Terkini