TITIKTEMU.CO - Berita terbaru Pilgub Jateng 2024 tentang dugaan politik uang melibatkan tim Luthfi-Yasin. Dalam dunia politik tak jarang kita mendengar istilah politik uang. Nah, baru-baru ini, tim advokasi hukum pasangan calon gubernur nomor urut 2, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen, melaporkan dugaan praktik money politic yang melibatkan paslon Andika Perkasa-Hendrar Prihadi (Hendi).
Seperti dilansir TitikTemu.co, laporan ini disampaikan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah pada Senin, 28 Oktober 2024.
Muh Harir, perwakilan pelapor, menjelaskan bahwa mereka melaporkan calon bupati Sukoharjo, Etik Suryani, serta beberapa pejabat pemerintah setempat. "Laporan kami terkait dengan peristiwa dugaan politik uang dan pelanggaran penggunaan fasilitas pemerintah," ungkap Harir. Mereka melampirkan bukti berupa foto dan video yang menunjukkan dugaan pelanggaran tersebut.
Baca Juga: Daftar Profil Panelis Debat Perdana Pilgub Jateng 2024 dan Aturan
Dugaan ini berakar dari sebuah acara yang diadakan di Gedung Serbaguna Berdikari, yang diduga difasilitasi oleh Pemerintah Kecamatan Grogol dan pemerintah desa setempat. "Acara ini dihadiri lebih dari 600 orang, dan Etik Suryani secara terang-terangan mengajak peserta untuk memilihnya," tambah Harir. Ini jelas menjadi sorotan, karena penggunaan fasilitas pemerintah untuk kampanye seharusnya dihindari.
Lebih lanjut, Harir mengungkap bahwa peserta acara tersebut mendapatkan uang saku sebesar Rp100 ribu per orang. “Kami menganggap peristiwa tersebut sangat merugikan kami tim Luthfi-Yasin," kata Harir, menegaskan betapa seriusnya dugaan ini.
Budi Evantri Sianturi, analis hukum Bawaslu, menyatakan bahwa mereka akan melakukan kajian awal terhadap laporan ini. “Kami memiliki waktu dua hari untuk mendalami laporan ini,” ujarnya. Dalam kajian awal, Bawaslu akan memeriksa syarat formil dan materiil laporan serta jenis pelanggaran yang dilaporkan.
Baca Juga: Jokowi Jadi Juru Kampanye Luthfi-Yasin: KPU Beri Lampu Hijau, Apa Kata Publik?
Kasus ini tentu menarik perhatian banyak pihak, terutama bagi mereka yang mengikuti perkembangan Pilgub Jawa Tengah 2024.
Apakah dugaan ini akan terbukti? Hanya waktu yang akan menjawab, dan kita semua berharap agar pemilu kali ini berlangsung dengan fair.***