nasional

KISAH HARU HAJI : Berawal Jadi Tukang Ojek Akhirnya Berangkat Haji

Selasa, 23 Juli 2024 | 20:10 WIB
Suparmin dan Sariyem, jemaah haji asal Kab. Sragen, Jateng. (Kemenag)

TITIKTEMU.CO, Penantian panjang Suparmin dan Sariyem  selama puluhan tahun ini  terbayarkan dengan keberangkatan mereka ke Tanah Suci tahun  2024 ini.

Pasangan suami isteri lansia asal Kabupaten Sragen ini mengumpulkan Rupiah sejak masih muda. Awalnya, ia bekerja sebagai tukang tebang tebu selama 5 tahun. Penghasilannya itu tak cukup untuk makan sehari-hari. “Waktu itu untuk beli gaplek (makanan dari ketela) saja sulit,” kenang Suparmin. 

Merasa hidup sulit, Suparmin berganti profesi sebagai tukang ojek. Penghasilannya pun bertambah lumayan, cukup untuk kebutuhan hidup dan biaya sekolah ketiga anaknya.

Baca Juga: KISAH HARU HAJI : Pulang Ke Tanah Air Setelah Haji Tanpa Suami

Kendati harus kerja keras mengojek siang dan malam, Suparmin optimis bisa mewujudkan cita-cita ke Tanah Suci. Sedikit demi sedikit, ia sisakan penghasilannya dan ditabung untuk daftar haji. “Sebagian penghasilan saya sisihkan untuk daftar naik haji bersama istri,” tutur Suparmin.

Dari ketelatenan menekuni pekerjaannya, Suparmin juga berhasil membeli seekor sapi untuk beternak Seiring berjalannya waktu, sapi yang dipelihara semakin bertambah menjadi 3 ekor. Dari menjual 3 ekor sapi tersebut, Suparmin dan istrinya pun segera daftar haji pada tahun 2012.

“Waktu itu saya senang sekali, akhirnya saya bisa mewujudkan keinginan saya untuk daftar haji bersama istri,” ungkapnya.

Dengan keberkahan mendaftar haji tersebut, pintu rezeki Suparmin pun kian terbuka. Setelah daftar haji, perlahan ia bisa membeli kios di pasar. Ia bersama istri berjualan di kios tersebut dan mendapatkan penghasilan yang lumayan.

Baca Juga: KISAH HARU HAJI : Demi Ibu , Nur Khamid Selalu Menemaninya Selama Ibadah

Hingga pada tahun 2023, meskipun di usia yang lanjut usia, Suparmin yang berusia 75 tahun dan memiliki 11 cucu ini memiliki rezeki dan terpanggil berangkat umrah bersama istri. “Setahun sebelum jadwal berangkat haji, ndelalah saya ada rezeki, dan saya pakai untuk umrah bersama istri,” ucapnya.

“Alhamdulillah tahun ini kami bisa berangkat menjalankan ibadah haji bersama istri ke Tanah Suci,” lanjut Suparmin haru.

Kerja keras Suparmin rupanya menunjukan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak. Kendati harus memulai perjuangan mengais rezeki sebagai tukang ojek, tidak lantas menghentikan perjuangannya untuk berangkat ibadah haji.

Tags

Terkini