nasional

INFO HAJI 2024 : Supaya Tidak Mabuk Udara Di Pesawat, Ini Tips Khusus Jemaah Haji

Kamis, 23 Mei 2024 | 11:00 WIB
Jemaah haji di dalam pesawat (Kemenag)

TITIKTEMU.CO,   Perjalanan yang ditempuh jemaah haji Indonesia dari Tanah Air menuju Arab Saudi berkisar 9-11 jam. Bagi jemaah haji yang baru pertama kali dan belum terbiasa bepergian dengan pesawat, tak jarang mengalami mabuk udara atau motion sickness.

"Kasus yang banyak terjadi selama penerbangan, bagi jemaah haji biasanya mabuk udara, istilahnya itu motion sickness. Nah kalau di darat sih disebutnya mabuk kendaraan ya," terang Petugas Kesehatan dari Daerah Kerja (Daker) Bandara, dr. Yuliana. Sp. Kp.

"Jadi kebetulan yang pergi, jemaah haji yang mungkin jarang berpergian dengan pesawat dalam waktu yang lama masa terbangnya," imbuh dr. Yuli.

Atau bahkan, lanjutnya, jemaah mungkin baru pertama kali terbang dengan pesawat. Hal pertama yang harus dilakukan untuk mencegahnya, yakni dengan mengenali gejalanya.

Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Ayo Jemaah Haji Jangan Bawa Beras Karena Tahun Ini Konsumsi Diberikan Full

"Gejala dari motion sickness itu kan pusing, sakit kepala. Kemudian, kalau sudah sakit kepala kita pasti akan mual dan bisa juga muncul muntah. Perut biasanya tidak enak dan kembung," terang dr. Yuli.

Beberapa tips kepada jemaah haji agar terhindar dari mabuk udara selama penerbangan, yaitu:

1. Hindari makanan yang memicu meningkatnya gas lambung seperti makanan pedas, makanan bersantan, makanan asam, durian, kol, kacang-kacangan pada saat sebelum, selama, dan sesudah penerbangan

Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Tenang Saja, Ada Petugas Berjaga 24 Jam di Nabawi Yang Siaga Bantu Jemaah Haji

2. Hindari minuman yang memicu meningkatnya gas lambung, misalnya: susu, kopi dan minuman soda sebelum, selama, dan sesudah penerbangan

3. Memilih tempat duduk di samping jendela dan tengah pesawat sejajar sayap pesawat agar minimal terasa turbulensinya​​​​​​​

Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Ini Fungsi Smart Card Jemaah Haji di Makkah

4. Makan yang cukup sebelum penerbangan (tidak boleh dalam keadaan perut kosong maupun terlalu kenyang)

5. Tidur/istirahat cukup selama perjalanan (jangan tidur terus-menerus)

6. Menghirup aroma terapi seperti minyak kayu putih dan minyak angin​​​​​​​

Halaman:

Tags

Terkini