Pada tahun 1948, Presiden Soekarno menetapkan tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional di Istana Kepresidenan Yogyakarta.
Penetapan ini kemudian diperkuat dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959.
Makna Hari Kebangkitan Nasional
- Harkitnas menjadi pengingat bagi bangsa Indonesia tentang semangat persatuan dan kesatuan dalam meraih kemerdekaan.
- Hari ini menjadi momen untuk merenungkan kembali perjuangan para pahlawan dan meneruskan cita-cita mereka untuk membangun bangsa yang lebih maju.
- Harkitnas juga menjadi ajakan bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berinovasi untuk kemajuan bangsa Indonesia.
Semangat Hari Kebangkitan Nasional di Era Modern
- Di era modern, semangat Harkitnas masih relevan untuk diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
- Kita dapat mengisi kemerdekaan dengan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memerangi berbagai bentuk penjajahan modern.
- Harkitnas juga menjadi momen untuk menguatkan toleransi dan kerukunan antarumat beragama, memerangi hoaks dan ujaran kebencian, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Dalam peringatan tahun ini, upacara bendera menjadi salah satu momen penting yang diselenggarakan.
Upacara tersebut tak hanya sebagai simbol kebanggaan akan identitas bangsa, namun juga sebagai wadah untuk menyampaikan amanat yang memotivasi dan menginspirasi seluruh peserta.