TITIKTEMU.CO - Pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024 akan segera dimulai, dan para siswa yang bercita-cita menjadi bagian dari sekolah kedinasan perlu memperhatikan dengan seksama setiap detail formasi yang ditawarkan oleh masing-masing institusi.
Sekolah kedinasan, yang merupakan lembaga pendidikan tinggi di bawah naungan kementerian atau lembaga pusat pemerintahan, memiliki peran penting dalam mencetak calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang berkualitas.
Menurut rencana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB), pendaftaran seleksi sekolah kedinasan (Sekdin) akan dibuka pada minggu ke-2 bulan Mei tahun 2024.
Setiap institusi memiliki persyaratan yang berbeda untuk mengikuti seleksi, namun umumnya seleksi akan melibatkan tahap administrasi dan seleksi kompetensi dasar (SKD) yang menggunakan computer assisted test (CAT).
Beberapa institusi seperti PKN STAN dan Poltek SSN telah merilis persyaratan wajib pendaftaran seleksi mereka, termasuk penggunaan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai salah satu kriteria penilaian.
Penting bagi para calon mahasiswa sekolah kedinasan untuk memperhatikan dengan seksama setiap detail formasi yang ditawarkan, serta mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti proses seleksi yang akan dihadapi.
Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan prosedur pendaftaran dapat ditemukan di situs resmi masing-masing sekolah kedinasan.
Dalam proses pendaftaran ini, terdapat delapan institusi yang membuka penerimaan calon mahasiswa sekolah kedinasan, dengan total 39 sekolah dan 3.445 formasi yang tersedia.
Melansir dari laman KemenpanRB, berikut adalah beberapa institusi yang membuka pendaftaran sekolah kedinasan tahun 2024 beserta jumlah formasi yang ditawarkan:
1. Politeknik Keuangan Negara STAN (722 formasi)
2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) (721 formasi)
3. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) (400 formasi)
4. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) (105 formasi)
5. Politeknik Statistika STIS (355 formasi)