TITIKTEMU.CO, - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Nana Sudjana melepas peserta program Mudik Gratis 2024 menggunakan moda Kereta Api (KA), dari Stasiun Pasar Senen Jakarta, Minggu (7/4/2024) siang.
Bak petugas KA yang sedang bersabda Nana menggunakan topi khusus dan memegang tongkat yang memberi isyarat keberangkatan KA.
Setelah mendapat kode petugas, Nana memberi isyarat dengan menaikkan tongkat dan KA Jaka Tingkir pun mulai mulai berjalan meninggalkan Stasiun Pasar Senen.
Baca Juga: PT Trans Marga Jateng Sediakan Rest Area Fungsional KM 439 A dan KM 445 B
Ada dua KA yang merupakan fasilitas mudik dari Pemprov Jateng yakni KA Jaka Tingkir berkapasitas sebanyak 512 kursi. Pemberangkatan dari Stasiun Pasar Senen pada hari Minggu (7/4/2024) pukul 12.00 WIB, menuju Stasiun Purwosari Solo.
Selanjutnya, KA Menoreh sebanyak 576 kursi, yang diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen pada hari Minggu (7/4/2024) pukul 16.50 WIB dengan tujuan akhir Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng.
“Pelaksanaan mudik lebaran gratis kita lakukan setiap tahun, dan Insyaallah kita akan tingkatkan jumlah pemudiknya. Selama ini kita bersyukur, di samping ada Pemprov Jateng, juga pemerintah pusat yang juga melakukan hal sama,” ucap Nana.
Baca Juga: 3 Resep Ketupat Paktis, Pakai Presto, Bungkus Plastik dan Rice Cooker
Sebelum kereta berangkat, Nana memasuki salah satu gerbong KA Jaka Tingkir untuk menyapa sejumlah peserta mudik dan membagikan bingkisan kepada mereka sembari berpesan untuk tetap berhati-hati sepanjang perjalanan.
Amron Riyadi salah satu peserta yang difabel, mengaku pelayanan mudik gratis perjalanan KA sangat membantu masyarakat seperti dirinya.
Selain itu dia dan keluarganya bisa menghemat pengeluaran, “Saya bisa hemat tiket. Hemat hingga Rp1 juta-Rp1,5 juta. Saya di Jakarta kerja urut (tukang pijat urut) dan buka warung sembako kecil-kecilan,” ungkapnya.
Peserta mudik lainnya, Sunarsih mengaku, suaminya yang kesehariannya di Jakarta bekerja sebagai tukang ojek online (Ojol), sangat beruntung bisa mengikuti program mudik gratis KA ini.
Baca Juga: Mengenal 3 Bandara Internasional di Jawa Timur, Ada yang Beroperasi Sejak Tahun 1964
“Kalau tidak ikut mudik gratis, bisa mengeluarkan uang Rp1 juta untuk mudik saja. Suami jadi tukang ojek online, saya kerja di pabrik,” tutur perempuan yang naik KA tujuan Stasiun Purwosari, yang kemudian melanjutkan perjalanan ke Sragen.