TITIKTEMU.CO - Kabar gembira, pemerintah memberikan kesempatan bagi lulusan Mahad Aly mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada formasi penyuluh agama.
Mahad Aly sendiri merupakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang berbasis pesantren.
Mahad Aly adalah menyelenggarakan pendidikan akademik dalam bidang penguasaan ilmu agama Islam (tafaqquh fiddin) berbasis kitab kuning yang diselenggarakan oleh pondok pesantren.
Selain itu, Ijazah sarjana Mahad Aly juga diakui negara sehingga bisa digunakan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Baca Juga: Kata Siapa Santri Hanya Belajar Kitab, Di Pesantren Ini Santri Juga Ikut Pelatihan Kreasi Konten
Kebijakan ini telah disepakati antara Menag Yaqut Cholil Qoumas dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas.
"Kami bersepakat untuk memberi kesempatan alumni Ma'had Aly bisa mendaftar CPNS. Ini merupakan rekognisi pemerintah atas kualitas dan kompetensi lulusan pesantren," ujar Menag Yaqut dikutip melalui laman resmi Kemenag pada Sabtu, (6/4/2024)
Selain itu, Menag juga menyampaikan bahwa kebijakan ini akan dibahas bersama dengan Majelis Masyayikh.
Keberadaannya sebagai bentuk dari rekognisi negara terhadap kekhasan pendidikan pesantren melalui proses penjaminan mutu yang dilakukan dari, oleh, dan untuk pesantren.
"Majelis Masyayikh akan terus kita perkuat. Penguatan kelembagaan Majelis Masyayikh sangat penting karena keberadaannya seperti BAN-PT-nya Mahad Ali," pungkasnya.***