nasional

Mimpi Besar Prabowo Subianto: Perut Masyarakat Indonesia Kenyang Berkelanjutan. Program Makan Siang dan Susu Gratis Untuk Ciptakan Kedaulatan Pangan

Minggu, 21 Januari 2024 | 13:44 WIB
Komandan Tim Komunikasi TKN Prabowo Gibran, Budisatrio Djiwandono (TKN Prabowo Gibran)

Presiden Jokowi dan Capres Prabowo Subianto, menurut Budisatrio sudah pula memahami hal itu. Program Food Estate disiapkan menjadi solusi jangka panjang ketahanan pangan nasional.

“Pak Jokowi sudah menggagas Food Estate sebagai cadangan logistik nasional, dan Pak Prabowo bertekad melanjutkannya. Prabowo Gibran bahkan bertekad menyempurnakannya menjadi Program Lumbung Pangan, diikuti industri pertanian yang memanfaatkan teknologi modern dan digital. Ini menjadi prioritas utama.” urai Budisatrio.

Baca Juga: Daftar Film dan Serial Marvel Rilis 2024, Keseruan Madame Web Hingga Venom 3

Prabowo Gibran, lanjut Budisatrio Djiwandono, juga bertekad untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan melakukan reformasi agraria untuk mendukung pertanian masyarakat.

“Ada kredit kepemilikan lahan untuk petani, pembelian panen pemerintah dengan profit minimal 30%, akses langsung pupuk subsidi dan benih. Semuanya akan dilakukan karena petani ini ujung tombak kita menghadapi krisis pangan.” jelas Budisatrio.

Baca Juga: Resep Ayam Krispi Kokok Petok untuk Bekal Sekolah Anak yang Kres, Lezat dan Nambah Melulu

Terkait program Makan Siang dan Susu Gratis, Budisatrio menjelaskan bahwa program utama tersebut juga bertujuan untuk menciptakan kedaulatan pangan.

“Program Makan Siang dan Susu Gratis, karena akan mengandalkan hasil pangan lokal setempat akan mampu menyerap produksi petani. Kemudian anak-anak yang diberi makan akan kenyang, tumbuh lebih maksimal, sehingga menjadi generasi yang lebih unggul.” urainya.

Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Murah Meriah di Bogor yang Menyegarkan Mata, Tanpa Perlu Merogoh Kocek Terlalu Dalam

“Dengan petani lebih sejahtera, semoga anak-anak yang lebih pintar ini nantinya mau menjadi petani. Menjadi pahlawan bagi pangan bangsa.” pungkas Budisatrio.***

Halaman:

Tags

Terkini